Leicester City telah menerima hadiah atas kerja keras mereka di sepanjang musim ini. Leicester secara resmi menerima trofi juara Premier League 2015/2016 seusai laga melawan Everton.
Sebelum laga di King Power Stadium, Sabtu (7/5/2016), dimulai, ada tamu spesial yang muncul di lapangan. Manajer Leicester, Claudio Ranieri, keluar dari lorong sambil menggandeng penyanyi tenor kenamaan, Andrea Bocelli.
Ranieri dan Bocelli, yang sama-sama berasal dari Italia, kemudian naik ke panggung kecil di tengah lapangan yang dikelilingi bunga-bunga putih. Keduanya mendapatkan sambutan meriah dari seisi stadion.
"Saya ingin mengatakan sesuatu kepada kalian. Kita jadi juara karena kalian mendorong kami. Terima kasih banyak," kata Ranieri yang disambut aplaus dari para suporter.
Bocelli kemudian membuat seisi stadion merinding lewat Nessun Dorma yang dia bawakan. Nessun Dorma dulu dikenal suporter sepakbola setelah menjadi lagu tema Piala Dunia 1990.
Bocelli kembali memukau seisi stadion lewat nomor Time to Say Goodbye. Penyanyi berusia 57 tahun itu lalu melepas jaketnya dan di dalamnya terdapat jersey Leicester dengan nama Bocelli di bagian belakang. King Power Stadium sekali lagi bergemuruh.
Setelahnya, para pemain dari kedua kubu memasuki lapangan. Para pemain Everton lebih dulu keluar dan membentuk guard of honour untuk kubu Leicester.
Dalam pertandingan yang sudah tak menentukan ini, Leicester menang 3-1 atas Everton berkat dua gol Jamie Vardy dan satu gol Andy King. Everton cuma bisa mencetak satu gol hiburan melalui Kevin Mirallas.
Setelah laga tuntas, persiapan seremoni penyerahan trofi pun dilakukan. Podium dipindahkan ke tengah lapangan. Para anggota keluarga tim mulai masuk ke lapangan.
Para staf Leicester lantas keluar dari lorong ruang ganti dan masuk ke lapangan, dipimpin oleh pemilik klub Vichai Srivaddhanaprabha dan Aiyawatt Srivaddhanaprabha. Beberapa saat kemudian, legenda Leicester, Alan Birchenall, muncul dengan membawa trofi Premier League ke lapangan.
Setelahnya, Ranieri keluar dari ruang ganti, berjalan di atas karpet biru sambil disalami oleh para staf dan juga pemilik klub. Sang manajer menjadi orang pertama yang dikalungi medali juara di podium
Para pemain mendapatkan giliran berikutnya. Mereka berbaris sesuai nomor punggung, diurutkan dari nomor punggung kecil ke besar. Pengecualian berlaku untuk kapten Wes Morgan (nomor punggung 5), yang menjadi orang terakhir yang menerima medali.
Setelah Morgan menerima medali juara, dia menerima trofi Premier League dan mengangkatnya tinggi-tinggi bersama Ranieri. Kembang api dinyalakan dan confetti beterbangan. Suasana di dalam stadion benar-benar bikin merinding.
"Rasanya benar-benar luar biasa setelah akhirnya bisa mengangkat trofi. Saya menahan air mata. Saya berusaha tak menangis dan mengangkat trofi -- itu adalah perasaan terbaik di dunia," aku Morgan.
"Semua orang bicara tentang bagaimana saya akan mengangkat trofi dan bilang jangan menjatuhkannya dan membuat saya sedikit tertekan. Tak ada perasaan yang lebih baik daripada mengangkat trofi," katanya.
(detiksport)
Serba Serbi Informasi Terkini
Pusat Informasi Terkini | Berita Aktual
Sunday, May 8, 2016
Sunday, April 10, 2016
Arsenal Ditahan Imbang West Ham 3-3
Arsenal sempat unggul dua gol lebih dulu sebelum West Ham berbalik unggul, yang akhirnya disamakan oleh The Gunners. Itulah drama enam gol di Boleyn Ground yang tuntas dengan skor 3-3.
Pada laga pekan ke-33, Sabtu (9/4/2016) malam WIB, Arsenal sebenarnya unggul 2-0 duluan lewat gol Mesut Oezil dan Alexis Sanchez. West Ham menyamakan di menit-menit akhir babak pertama lewat dua gol Andy Carroll.
Di babak kedua, Carroll kemudian mencetak hat-trick untuk membawa West Ham memimpin 3-2 sebelum Arsenal menyamakan skor jadi 3-3 berkat gol Laurent Koscielny.
Hasil imbang ini membuat Arsenal gagal memangkas jarak dengan Leicester City di puncak klasemen. 'Tim Gudang Peluru' masih ada di posisi ketiga dengan 59 poin dari 32 pekan, selisih 10 angka dengan Leicester yang baru bertanding lawan Sunderland besok.
Sementara, West Ham di posisi keenam dengan 52 poin dengan jumlah laga sama.
Jalannya Pertandingan
West Ham ambil inisiatif serangan sejak menit awal dan sudah membahayakan gawang Arsenal di menit pertama. Diawali umpan silang Michail Antonio dari sisi kanan, bola disambut Aaron Creswell di sisi seberang dengan sepakan kaki kiri.
Bola hasil sepakan Creswell mengarah kepada Antonio Lanzini yang menanduknya, tapi masih menyamping di sisi kanan gawang Arsenal. Sayangnya, peluang itu tidak dihitung karena Lanzini terjebak offside.
Di menit ke-14 West Ham berhasil menjebol jala Arsenal. Sepakan akrobatik Andy Carroll yang tak sempurna membuat bola melayang di depan gawang David Ospina dan disundul Lanzini untuk membobol gawang Ospina.
Sayang, gol tersebut dianulir karena Lanzini lebih dulu dalam posisi offside. Padahal dalam tayangan ulang, Lanzini onside.
Pada menit ke-18, bola sapuan lini belakang West Ham yang kurang sempurna jatuh di kaki Francis Coquelin. Dia kemudian mengoper kepada Alex Iwobi yang langsung meneruskannya kepada Oezil di kotak penalti.
Tinggal berhadapan dengan Adrian, Oezil dengan dingin mengirimkan bola ke tiang jauh gawang West Ham.
Sanchez menambah keunggulan jadi 2-0 pada menit ke-34. Iwobi kembali jadi aktor lahirnya gol Arsenal ketika umpan terukurnya dari depan kotak penalti diterima Sanchez dan dengan mudah menceploskan ke gawang Adrian.
West Ham yang terus menggempur pertahanan Arsenal akhirnya mampu memperkecil skor di menit ke-44 lewat Carroll. Crossing Creswell dari sisi kiri disambut tandukan Carroll yang lolos dari kawalan Nacho Monreal dan menjebol jala Ospina.
Skor jadi 2-2 di menit kedua masa injury time ketika Carroll menjebol jala Ospina lagi lewat tendangan voli dari jarak dekat, yang sempat membentur Gabriel sebelum bola masuk ke dalam gawang.
Tiga menit selepas restart, West Ham bobol gawang Arsenal lewat Dimitri Payet. Namun, dianulir wasit karena pada prosesnya terjadi pelanggaran Carroll kepada Laurent Koscielny sebelum mengoper kepada Payet.
Carroll! West Ham berbalik unggul 3-2 pada menit ke-52 ketika Antonio yang mengalahkan Monreal di sisi kiri mampu melepaskan umpan silang ke tiang jauh. Di sana ada Carroll yang mudah saja menanduk bola dan sempat mengenai kepala Gabrial sebelum menjebol jala Ospina.
West Ham berkali-kali membombardir Arsenal lewat sayap yang dituntaskan dengan umpan silang ke arah Carroll dan aksi individu Payet. Lini pertahanan Arsenal sendiri harus pontang-panting meredam serangan tuan rumah itu.
Arsenal akhirnya mampu menyamakan skor jadi 3-3 di menit ke-70 ketika Koscielny menjebol jala Adrian lewat sepakan jarak dekat meneruskan umpan dari Oezil.
Di menit ke-78 Winston Reid melepaskan sepakan voli di dalam kotak penalti tapi masih melebar sisi gawang Arsenal.
Tak ada lagi gol atau peluang bersih tercipta di sisa pertandingan hingga skor 3-3 tetap bertahan.
Susunan Pemain
West Ham: Adrian; Tomkins (Emenike 46'), Reid, Ogbonna, Cresswell; Kouyate, Noble, Lanzini; Antonio, Carroll, Payet.
Arsenal: Ospina; Bellerin, Gabriel, Koscielny, Monreal; Elneny (Giroud 68'), Coquelin (Ramsey 61'); Iwobi, Oezil, Alexis; Welbeck (Walcott 82').
Pada laga pekan ke-33, Sabtu (9/4/2016) malam WIB, Arsenal sebenarnya unggul 2-0 duluan lewat gol Mesut Oezil dan Alexis Sanchez. West Ham menyamakan di menit-menit akhir babak pertama lewat dua gol Andy Carroll.
Di babak kedua, Carroll kemudian mencetak hat-trick untuk membawa West Ham memimpin 3-2 sebelum Arsenal menyamakan skor jadi 3-3 berkat gol Laurent Koscielny.
Hasil imbang ini membuat Arsenal gagal memangkas jarak dengan Leicester City di puncak klasemen. 'Tim Gudang Peluru' masih ada di posisi ketiga dengan 59 poin dari 32 pekan, selisih 10 angka dengan Leicester yang baru bertanding lawan Sunderland besok.
Sementara, West Ham di posisi keenam dengan 52 poin dengan jumlah laga sama.
Jalannya Pertandingan
West Ham ambil inisiatif serangan sejak menit awal dan sudah membahayakan gawang Arsenal di menit pertama. Diawali umpan silang Michail Antonio dari sisi kanan, bola disambut Aaron Creswell di sisi seberang dengan sepakan kaki kiri.
Bola hasil sepakan Creswell mengarah kepada Antonio Lanzini yang menanduknya, tapi masih menyamping di sisi kanan gawang Arsenal. Sayangnya, peluang itu tidak dihitung karena Lanzini terjebak offside.
Di menit ke-14 West Ham berhasil menjebol jala Arsenal. Sepakan akrobatik Andy Carroll yang tak sempurna membuat bola melayang di depan gawang David Ospina dan disundul Lanzini untuk membobol gawang Ospina.
Sayang, gol tersebut dianulir karena Lanzini lebih dulu dalam posisi offside. Padahal dalam tayangan ulang, Lanzini onside.
Pada menit ke-18, bola sapuan lini belakang West Ham yang kurang sempurna jatuh di kaki Francis Coquelin. Dia kemudian mengoper kepada Alex Iwobi yang langsung meneruskannya kepada Oezil di kotak penalti.
Tinggal berhadapan dengan Adrian, Oezil dengan dingin mengirimkan bola ke tiang jauh gawang West Ham.
Sanchez menambah keunggulan jadi 2-0 pada menit ke-34. Iwobi kembali jadi aktor lahirnya gol Arsenal ketika umpan terukurnya dari depan kotak penalti diterima Sanchez dan dengan mudah menceploskan ke gawang Adrian.
West Ham yang terus menggempur pertahanan Arsenal akhirnya mampu memperkecil skor di menit ke-44 lewat Carroll. Crossing Creswell dari sisi kiri disambut tandukan Carroll yang lolos dari kawalan Nacho Monreal dan menjebol jala Ospina.
Skor jadi 2-2 di menit kedua masa injury time ketika Carroll menjebol jala Ospina lagi lewat tendangan voli dari jarak dekat, yang sempat membentur Gabriel sebelum bola masuk ke dalam gawang.
Tiga menit selepas restart, West Ham bobol gawang Arsenal lewat Dimitri Payet. Namun, dianulir wasit karena pada prosesnya terjadi pelanggaran Carroll kepada Laurent Koscielny sebelum mengoper kepada Payet.
Carroll! West Ham berbalik unggul 3-2 pada menit ke-52 ketika Antonio yang mengalahkan Monreal di sisi kiri mampu melepaskan umpan silang ke tiang jauh. Di sana ada Carroll yang mudah saja menanduk bola dan sempat mengenai kepala Gabrial sebelum menjebol jala Ospina.
West Ham berkali-kali membombardir Arsenal lewat sayap yang dituntaskan dengan umpan silang ke arah Carroll dan aksi individu Payet. Lini pertahanan Arsenal sendiri harus pontang-panting meredam serangan tuan rumah itu.
Arsenal akhirnya mampu menyamakan skor jadi 3-3 di menit ke-70 ketika Koscielny menjebol jala Adrian lewat sepakan jarak dekat meneruskan umpan dari Oezil.
Di menit ke-78 Winston Reid melepaskan sepakan voli di dalam kotak penalti tapi masih melebar sisi gawang Arsenal.
Tak ada lagi gol atau peluang bersih tercipta di sisa pertandingan hingga skor 3-3 tetap bertahan.
Susunan Pemain
West Ham: Adrian; Tomkins (Emenike 46'), Reid, Ogbonna, Cresswell; Kouyate, Noble, Lanzini; Antonio, Carroll, Payet.
Arsenal: Ospina; Bellerin, Gabriel, Koscielny, Monreal; Elneny (Giroud 68'), Coquelin (Ramsey 61'); Iwobi, Oezil, Alexis; Welbeck (Walcott 82').
Chelsea Takluk Dari Swansea 0-1
Chelsea tunduk 0-1 ketika dijamu Swansea City. Gol tunggal dalam pertandingan tersebut dibuat oleh Gylfi Sigurdsson.
Satu-satunya gol dalam pertandingan di Liberty Stadium, Sabtu (9/4/2016) malam WIB, yang dibuat oleh Sigurdsson tersebut lahir ketika laga memasuki menit ke-25.
Sepanjang pertandingan, ESPN mencatat Chelsea unggul penguasaan bola 61%-39% atas Swansea. Tapi Swansea mampu melepaskan 12 tembakan yang separuhnya tepat ke sasaran, sedangkan Chelsea cuma membuat dua tembakan tepat sasaran dari total delapan tembakan.
Ini merupakan kekalahan pertama Chelsea di Premier League pada tahun 2016, juga yang pertama sejak ditangani Guus Hiddink musim ini. Kekalahan sebelumnya di ajang tersebut dirasakan 'Si Biru' saat tunduk 1-2 dari Leicester City pada 15 Desember 2015.
Kekalahan di markas Swansa tersebut membuat Chelsea saat ini menempati peringkat 10 papan klasemen dengan raihan 44 poin dari 32 pertandingan.
Sementara buat Swansea hasil itu merupakan kemenangan nomor tiga dalam lima laga terakhirnya, sekaligus kemenangan nomor 10 di Premier League sejauh ini. Poin Swansea kini jadi 40 angka dari 33 laga, untuk duduk di posisi 13 papan klasemen.
Jalannya Pertandingan
Sebuah penetrasi Chelsea di menit ke-5 membuat bola operan Cesc Fabregas dari kanan diterima oleh Ruben Loftus-Cheek di area penalti. Ia menendang tanpa bisa ditahan pemain lawan, meskipun bola masih mengarah tepat ke pelukan Lukasz Fabianski.
Di menit ke-10 Jefferson Montero menguasai bola di kotak penalti Chelsea dan kemudian berhasil melepaskan tembakan dari sudut sempit di kanan arah gawang. Asmir Begovic dapat mengamankan bola.
Serangan dari Chelsea di menit ke-16, lewat kiriman bola Oscar dari kanan ke muka gawang. Loftus-Cheek berusaha menjangkau tapi bola lebih dulu dihalau pemain lawan. Sepak pojok yang kemudian mengikuti tak berbuah apa-apa.
Peluang emas untuk Swansea datang di menit ke-17. Gylfi Sigurdsson yang tak terkawal di tepi kotak penalti sukses melepaskan tembakan keras ke arah gawang Chelsea, meski Begovic melakukan penyelamatan penting dengan menepis bola. Usaha Angel Rangel melanjutkan serangan sejenak kemudian juga masih membuat bola meluncur tanpa mengarah ke bidang sasaran.
Gol lahir di menit ke-25, untuk Swansea. Jefferson Montero menggocek bola di antara dua kawalan pemain Chelsea tapi tetap bisa mengirim umpan silang ke arah gawang. Matt Miazga coba menghalau dengan sundulan, tapi bola lantas malah mengarah ke Sigurdsson yang tidak membuang peluang. Bola hasil tembakan kerasnya berakhir di dalam gawang The Blues.
Tekanan lain dari Swansea datang dari sepak pojok di menit ke-35. Leroy Fer menerima bola di tiang jauh, memutuskan untuk mengoper alih-alih menendang langsung, tapi sodoran bolanya ke depan gawang tak membuahkan hasil yang ia inginkan.
Memasuki injury time, Chelsea mendapat peluang emas. Bola umpan Cesc Fabregas diterima Oscar yang lantas harus berduel dengan dua pemain lawan. Bola lalu bergulir liar untuk dimanafaatkan Pato walaupun sepakannya di depan gawang belum mengarah ke bidang sasaran. Setelah itu peluit tanda berakhirnya babak pertama berbunyi.
Pato mengirim bola ke dalam gawang Swansea di menit ke-52. Tapi gol tidak berlaku karena Pato dinilai menggunakan lengan ketika menerima bola operan ke arah dirinya.
Swansea langsung merancang serangan balik dan Paloschi yang menjadi penuntas serangan gagal menerima bola dengan baik--sentuhan pertamanya membuat bola lebih dekat ke arah Begovic.
Memasuki menit ke-54, Loftus-Cheek mengirim bola ke arah Pedro di sisi kiri yang melanjutkan dengan umpan terobosan ke depan gawang. Pato meneruskan dengan sontekan tumit, tapi bola cuma meluncur sedikit di sisi luar tiang gawang.
Begovic membuat sebuah penyelamatan penting di menit ke-57. Ia menepis bola hasil tembakan keras dari Jack Cork yang meluncur deras menuju gawangnya.
Sigurdsson beraksi di sayap kiri di menit ke-76, melewati seorang pemain Chelsea sebelum melepaskan umpan silang jitu ke depan gawang. Montero yang dituju tidak terkawal dan berhasil melepaskan tandukan, tapi bola masih melambung tipis di atas mistar gawang Chelsea.
Radamel Falcao yang masuk sebagai pemain pengganti mengejar bola umpan terobosan di menit ke-86. Ia berhasil menyepak bola seraya menjatuhkan diri di bawah kawalan pemain lawan, tapi laju bola tidak menyulitkan Fabianski untuk menangkapnya.
Susunan Pemain
Swansea: Fabianski; Rangel, Fernandez, Williams, Taylor, Cork, Fer, Ayew (Routledge 67'), Sigurdsson, Montero (Naughton 84'), Paloschi (Gomis 75').
Chelsea: Begovic; Azpilicueta, Miazga (Kennedy 46'), Ivanovic, Rahman, Mikel, Fabregas, Oscar, Loftus-Cheek (Falcao 76'), Pedro, Pato (Traore 64').
(detiksport)
Satu-satunya gol dalam pertandingan di Liberty Stadium, Sabtu (9/4/2016) malam WIB, yang dibuat oleh Sigurdsson tersebut lahir ketika laga memasuki menit ke-25.
Sepanjang pertandingan, ESPN mencatat Chelsea unggul penguasaan bola 61%-39% atas Swansea. Tapi Swansea mampu melepaskan 12 tembakan yang separuhnya tepat ke sasaran, sedangkan Chelsea cuma membuat dua tembakan tepat sasaran dari total delapan tembakan.
Ini merupakan kekalahan pertama Chelsea di Premier League pada tahun 2016, juga yang pertama sejak ditangani Guus Hiddink musim ini. Kekalahan sebelumnya di ajang tersebut dirasakan 'Si Biru' saat tunduk 1-2 dari Leicester City pada 15 Desember 2015.
Kekalahan di markas Swansa tersebut membuat Chelsea saat ini menempati peringkat 10 papan klasemen dengan raihan 44 poin dari 32 pertandingan.
Sementara buat Swansea hasil itu merupakan kemenangan nomor tiga dalam lima laga terakhirnya, sekaligus kemenangan nomor 10 di Premier League sejauh ini. Poin Swansea kini jadi 40 angka dari 33 laga, untuk duduk di posisi 13 papan klasemen.
Jalannya Pertandingan
Sebuah penetrasi Chelsea di menit ke-5 membuat bola operan Cesc Fabregas dari kanan diterima oleh Ruben Loftus-Cheek di area penalti. Ia menendang tanpa bisa ditahan pemain lawan, meskipun bola masih mengarah tepat ke pelukan Lukasz Fabianski.
Di menit ke-10 Jefferson Montero menguasai bola di kotak penalti Chelsea dan kemudian berhasil melepaskan tembakan dari sudut sempit di kanan arah gawang. Asmir Begovic dapat mengamankan bola.
Serangan dari Chelsea di menit ke-16, lewat kiriman bola Oscar dari kanan ke muka gawang. Loftus-Cheek berusaha menjangkau tapi bola lebih dulu dihalau pemain lawan. Sepak pojok yang kemudian mengikuti tak berbuah apa-apa.
Peluang emas untuk Swansea datang di menit ke-17. Gylfi Sigurdsson yang tak terkawal di tepi kotak penalti sukses melepaskan tembakan keras ke arah gawang Chelsea, meski Begovic melakukan penyelamatan penting dengan menepis bola. Usaha Angel Rangel melanjutkan serangan sejenak kemudian juga masih membuat bola meluncur tanpa mengarah ke bidang sasaran.
Gol lahir di menit ke-25, untuk Swansea. Jefferson Montero menggocek bola di antara dua kawalan pemain Chelsea tapi tetap bisa mengirim umpan silang ke arah gawang. Matt Miazga coba menghalau dengan sundulan, tapi bola lantas malah mengarah ke Sigurdsson yang tidak membuang peluang. Bola hasil tembakan kerasnya berakhir di dalam gawang The Blues.
Tekanan lain dari Swansea datang dari sepak pojok di menit ke-35. Leroy Fer menerima bola di tiang jauh, memutuskan untuk mengoper alih-alih menendang langsung, tapi sodoran bolanya ke depan gawang tak membuahkan hasil yang ia inginkan.
Memasuki injury time, Chelsea mendapat peluang emas. Bola umpan Cesc Fabregas diterima Oscar yang lantas harus berduel dengan dua pemain lawan. Bola lalu bergulir liar untuk dimanafaatkan Pato walaupun sepakannya di depan gawang belum mengarah ke bidang sasaran. Setelah itu peluit tanda berakhirnya babak pertama berbunyi.
Pato mengirim bola ke dalam gawang Swansea di menit ke-52. Tapi gol tidak berlaku karena Pato dinilai menggunakan lengan ketika menerima bola operan ke arah dirinya.
Swansea langsung merancang serangan balik dan Paloschi yang menjadi penuntas serangan gagal menerima bola dengan baik--sentuhan pertamanya membuat bola lebih dekat ke arah Begovic.
Memasuki menit ke-54, Loftus-Cheek mengirim bola ke arah Pedro di sisi kiri yang melanjutkan dengan umpan terobosan ke depan gawang. Pato meneruskan dengan sontekan tumit, tapi bola cuma meluncur sedikit di sisi luar tiang gawang.
Begovic membuat sebuah penyelamatan penting di menit ke-57. Ia menepis bola hasil tembakan keras dari Jack Cork yang meluncur deras menuju gawangnya.
Sigurdsson beraksi di sayap kiri di menit ke-76, melewati seorang pemain Chelsea sebelum melepaskan umpan silang jitu ke depan gawang. Montero yang dituju tidak terkawal dan berhasil melepaskan tandukan, tapi bola masih melambung tipis di atas mistar gawang Chelsea.
Radamel Falcao yang masuk sebagai pemain pengganti mengejar bola umpan terobosan di menit ke-86. Ia berhasil menyepak bola seraya menjatuhkan diri di bawah kawalan pemain lawan, tapi laju bola tidak menyulitkan Fabianski untuk menangkapnya.
Susunan Pemain
Swansea: Fabianski; Rangel, Fernandez, Williams, Taylor, Cork, Fer, Ayew (Routledge 67'), Sigurdsson, Montero (Naughton 84'), Paloschi (Gomis 75').
Chelsea: Begovic; Azpilicueta, Miazga (Kennedy 46'), Ivanovic, Rahman, Mikel, Fabregas, Oscar, Loftus-Cheek (Falcao 76'), Pedro, Pato (Traore 64').
(detiksport)
City Menang Tipis Atas West Bromwich Albion 2-1
Manchester City sempat dikejutkan oleh gol cepat West Bromwich Albion di awal laga. Tapi The Citizens pada akhirnya bisa membalas dua gol dan menang 2-1.
Menjamu West Brom di Etihad Stadium, Sabtu (9/4/2016) malam WIB, City tampil dominan dalam penguasaan bola. Tapi tim tamu sukses membuat anak asuh Manuel Pellegrini kerepotan dengan pertahanan yang rapat dan disiplin, plus serangan-serangan cepat lewat kedua sisi.
Lewat serangan dari sayap pula West Brom menggetarkan gawang City di menit keenam. Stephane Sessegnon menuntaskan umpan silang James McClean dengan sepakan keras yang bikin Joe Hart melongo di garis gawang.
City kemudian menyamakan kedudukan di menit ke-19 melalui eksekusi penalti Sergio Aguero. Tuan rumah baru berbalik unggul di menit ke-66 setelah Samir Nasri mencetak gol.
ESPN mencatat secara keseluruhan City unggul penguasaan bola 62%. Mereka melepaskan 13 tembakan dengan empat tepat sasaran. Sedang tim tamu punya jumlah upaya yang sama, namun hanya dua yang mengarah ke gawang.
Dengan hasil ini, City masih bertahan di posisi empat dengan nilai 57 dari 32 laga. Sementara West Brom ada di peringkat 13 dengan 40 poin.
Jalannya Pertandingan
City mendapatkan kesempatan dari serangan balik di menit kedua. Fabian Delph mengirimkan umpan ke Sergio Aguero yang berlari di sisi kiri. Aguero lantas memberikan bola ke Aleksandar Kolarov tak jauh dari kotak penalti, yang diselesaikan dengan sepakan oleh bek kiri tersebut. Upayanya terhalang Jonny Evans.
Empat menit berselang, City kebobolan. Dari sebuah serangan balik, bola diarahkan West Brom ke James McClean di sisi kiri. McClean kemudian melepaskan umpan lambung ke sisi jauh dan bola diterima Stephane Sessegnon.
Usai mengontrol, Sessegnon melancarkan tendangan keras dan berakhir di pojok kanan bawah gawang City. Joe Hart hanya mampu memandang bola melesak.
Di menit ke-10 ancaman lain datang untuk City. Umpan Sessegnon dari bola mati di sisi kanan mengarah ke Gareth McAuley di tiang jauh. Hanya saja McAuley gagal mencocor bola dengan sempurna sehingga tak mengarah ke gawang.
City mendapatkan penalti di menit ke-19, akibat pelanggaran Sessegnon terhadap Kolarov. Aguero maju sebagai eksekutor dan sukses menceploskan bola ke sudut kanan gawang.
Sepakan keras Kolarov di menit ke-23 cuma melambung tipis di atas gawang, setelah lebih dahulu membentur Sandro. Dari sepak pojok yang dihasilkan, Eliaquim Mangala memenangi duel udara. Tapi sundulannya jauh dari sasaran.
City nyaris membayar mahal atas sebuah kesalahannya di menit ke-29. Upaya tak sempurna Jesus Navas untuk membuang bola malah membuatnya jatuh ke kaki Saido Berahino. Berahino kemudian mengoper ke Craig Gardner, yang mengakhirinya dengan sepakan kaki kiri. Bola mendatar meluncur sedikit ke kanan gawang.
Secara penguasaan bola, City memang lebih dominan. Tapi rapatnya pertahanan West Brom membuat mereka kesulitan menciptakan peluang bersih.
Sementara West Brom beberapa kali justru melancarkan serangan efektif dari sisi kiri, meski juga belum membuahkan hasil lebih jauh. Sampai jeda pertandingan, skor 1-1 bertahan.
Memulai babak kedua dengan mengontrol pertandingan, City butuh 10 menit untuk benar-benar mengancam gawang West Brom. Sepakan keras Aguero dari luar kotak penalti ditepis dengan sigap oleh Ben Foster.
Di menit ke-66, City berbalik unggul. Dari sisi kanan, De Bruyne mengoper ke Navas yang dalam posisi cukup bebas di dalam kotak penalti. Tapi Navas tak mengeksekusi peluang tersebut, melainkan mengopernya lagi ke Aguero di depan gawang.
Sepakan Aguero pada prosesnya malah diblok, bola liar kemudian mengarah ke sisi kiri kotak penalti. Beruntung bagi City di sana ada Samir Nasri yang tak terkawal dan kemudian menaklukkan Ben Foster lewat tendangan mendatar.
West Brom punya peluang bagus untuk menyamakan kedudukan di menit ke-71, namun terbuang. Di sisi kiri, Berahino melakukan umpan satu-dua dengan James Chester dan merangsek ke dalam kotak penalti. Lepas dari jebakan offside dan dalam posisi cukup bebas untuk menembak, sepakan Berahino cuma melebar ke kanan gawang.
Enam menit kemudian, City hampir mencetak gol ketiga. Aguero lolos dari perangkap offside dan menerima umpan terobosan Yaya Toure di dalam kotak penalti. Hanya saja sepakannya bisa dihalau Foster.
Di menit ke-82, ancaman lain dari City untuk West Brom tercipta. Aguero menyodorkan umpan pendek ke Nasri tak jauh dari kotak penalti. Nasri kemudian mencoba melepaskan sepakan melengkung menyasar pojok kanan atas gawang, tapi masih sedikit melebar.
West Brom merespons melalui tendangan keras Craig Gardner dua menit kemudian. Upayanya ditepis Hart dan melesat ke atas gawang.
Tusukan Kolarov di menit ke-87 diakhiri dengan sebuah sepakan dari sudut sempit. Hasilnya cuma membentur tiang kiri dan memantul keluar lapangan.
West Brom sempat punya kans menyamakan kedudukan di masa injury time, kala McClean menyambut bola sapuan dari lini belakang City. Namun tendangannya cuma melesat ke kiri gawang. Laga usai, tak ada gol lainnya.
Susunan pemain:
City: Hart; Zabaleta, Otamendi, Mangala, Kolarov; Navas, Fernando, Delph (Toure 60'), Nasri; Aguero, Bony (De Bruyne 60')
West Brom: Foster; Dawson, McAuley, Evans, Chester; Sandro, Fletcher; Sessegnon (Leko 80'), Berahino, McClean; Rondon (Gardner 21')
(detiksport)
Menjamu West Brom di Etihad Stadium, Sabtu (9/4/2016) malam WIB, City tampil dominan dalam penguasaan bola. Tapi tim tamu sukses membuat anak asuh Manuel Pellegrini kerepotan dengan pertahanan yang rapat dan disiplin, plus serangan-serangan cepat lewat kedua sisi.
Lewat serangan dari sayap pula West Brom menggetarkan gawang City di menit keenam. Stephane Sessegnon menuntaskan umpan silang James McClean dengan sepakan keras yang bikin Joe Hart melongo di garis gawang.
City kemudian menyamakan kedudukan di menit ke-19 melalui eksekusi penalti Sergio Aguero. Tuan rumah baru berbalik unggul di menit ke-66 setelah Samir Nasri mencetak gol.
ESPN mencatat secara keseluruhan City unggul penguasaan bola 62%. Mereka melepaskan 13 tembakan dengan empat tepat sasaran. Sedang tim tamu punya jumlah upaya yang sama, namun hanya dua yang mengarah ke gawang.
Dengan hasil ini, City masih bertahan di posisi empat dengan nilai 57 dari 32 laga. Sementara West Brom ada di peringkat 13 dengan 40 poin.
Jalannya Pertandingan
City mendapatkan kesempatan dari serangan balik di menit kedua. Fabian Delph mengirimkan umpan ke Sergio Aguero yang berlari di sisi kiri. Aguero lantas memberikan bola ke Aleksandar Kolarov tak jauh dari kotak penalti, yang diselesaikan dengan sepakan oleh bek kiri tersebut. Upayanya terhalang Jonny Evans.
Empat menit berselang, City kebobolan. Dari sebuah serangan balik, bola diarahkan West Brom ke James McClean di sisi kiri. McClean kemudian melepaskan umpan lambung ke sisi jauh dan bola diterima Stephane Sessegnon.
Usai mengontrol, Sessegnon melancarkan tendangan keras dan berakhir di pojok kanan bawah gawang City. Joe Hart hanya mampu memandang bola melesak.
Di menit ke-10 ancaman lain datang untuk City. Umpan Sessegnon dari bola mati di sisi kanan mengarah ke Gareth McAuley di tiang jauh. Hanya saja McAuley gagal mencocor bola dengan sempurna sehingga tak mengarah ke gawang.
City mendapatkan penalti di menit ke-19, akibat pelanggaran Sessegnon terhadap Kolarov. Aguero maju sebagai eksekutor dan sukses menceploskan bola ke sudut kanan gawang.
Sepakan keras Kolarov di menit ke-23 cuma melambung tipis di atas gawang, setelah lebih dahulu membentur Sandro. Dari sepak pojok yang dihasilkan, Eliaquim Mangala memenangi duel udara. Tapi sundulannya jauh dari sasaran.
City nyaris membayar mahal atas sebuah kesalahannya di menit ke-29. Upaya tak sempurna Jesus Navas untuk membuang bola malah membuatnya jatuh ke kaki Saido Berahino. Berahino kemudian mengoper ke Craig Gardner, yang mengakhirinya dengan sepakan kaki kiri. Bola mendatar meluncur sedikit ke kanan gawang.
Secara penguasaan bola, City memang lebih dominan. Tapi rapatnya pertahanan West Brom membuat mereka kesulitan menciptakan peluang bersih.
Sementara West Brom beberapa kali justru melancarkan serangan efektif dari sisi kiri, meski juga belum membuahkan hasil lebih jauh. Sampai jeda pertandingan, skor 1-1 bertahan.
Memulai babak kedua dengan mengontrol pertandingan, City butuh 10 menit untuk benar-benar mengancam gawang West Brom. Sepakan keras Aguero dari luar kotak penalti ditepis dengan sigap oleh Ben Foster.
Di menit ke-66, City berbalik unggul. Dari sisi kanan, De Bruyne mengoper ke Navas yang dalam posisi cukup bebas di dalam kotak penalti. Tapi Navas tak mengeksekusi peluang tersebut, melainkan mengopernya lagi ke Aguero di depan gawang.
Sepakan Aguero pada prosesnya malah diblok, bola liar kemudian mengarah ke sisi kiri kotak penalti. Beruntung bagi City di sana ada Samir Nasri yang tak terkawal dan kemudian menaklukkan Ben Foster lewat tendangan mendatar.
West Brom punya peluang bagus untuk menyamakan kedudukan di menit ke-71, namun terbuang. Di sisi kiri, Berahino melakukan umpan satu-dua dengan James Chester dan merangsek ke dalam kotak penalti. Lepas dari jebakan offside dan dalam posisi cukup bebas untuk menembak, sepakan Berahino cuma melebar ke kanan gawang.
Enam menit kemudian, City hampir mencetak gol ketiga. Aguero lolos dari perangkap offside dan menerima umpan terobosan Yaya Toure di dalam kotak penalti. Hanya saja sepakannya bisa dihalau Foster.
Di menit ke-82, ancaman lain dari City untuk West Brom tercipta. Aguero menyodorkan umpan pendek ke Nasri tak jauh dari kotak penalti. Nasri kemudian mencoba melepaskan sepakan melengkung menyasar pojok kanan atas gawang, tapi masih sedikit melebar.
West Brom merespons melalui tendangan keras Craig Gardner dua menit kemudian. Upayanya ditepis Hart dan melesat ke atas gawang.
Tusukan Kolarov di menit ke-87 diakhiri dengan sebuah sepakan dari sudut sempit. Hasilnya cuma membentur tiang kiri dan memantul keluar lapangan.
West Brom sempat punya kans menyamakan kedudukan di masa injury time, kala McClean menyambut bola sapuan dari lini belakang City. Namun tendangannya cuma melesat ke kiri gawang. Laga usai, tak ada gol lainnya.
Susunan pemain:
City: Hart; Zabaleta, Otamendi, Mangala, Kolarov; Navas, Fernando, Delph (Toure 60'), Nasri; Aguero, Bony (De Bruyne 60')
West Brom: Foster; Dawson, McAuley, Evans, Chester; Sandro, Fletcher; Sessegnon (Leko 80'), Berahino, McClean; Rondon (Gardner 21')
(detiksport)
Juve Kalahkan Milan 2-1
Juventus memperpanjang rentetan kemenangan atas AC Milan. Di kandang Milan, Juve berbalik menang 2-1 setelah sempat tertinggal lebih dulu.
Di San Siro, Minggu (10/4/2016) dinihari WIB, Milan lebih dulu unggul melalui gol sundulan Alex di menit ke-18. Juve menyamakan kedudukan di menit ke-27 lewat gol dari Mario Mandzukic.
Setelah babak pertama berakhir 1-1, Juve berbalik unggul di menit ke-65 melalui gol dari Paul Pogba. Tidak ada gol lagi yang lahir di sisa waktu pertandingan.
Dengan hasil di giornata 32 tersebut Juve mengokohkan posisi di puncak klasemen Serie A dengan 76 poin, unggul sembilan angka dari Napoli di posisi dua yang baru main 31 kali.
Di Serie A, Bianconeri kini juga merangkai enam kemenangan beruntun, belum pernah kalah lagi setelah tunduk 0-1 dari Sassuolo pada 29 Oktober, dan sudah memenangi tujuh pertemuan terakhir dengan Milan secara berturut-turut.
Sementara itu Milan masih terpaku di peringkat enam dengan 49 poin. Hasil tersebut membuat Rossoneri juga tanpa kemenangan di lima laga terakhir Serie A (3 kalah, 2 imbang).
Jalannya Pertandingan
Gianluigi Buffon membuat penyelamatan tepat di garis gawang di menit ke-8. Dari kanan Ignazio Abate seperti hendak mengirim umpan silang, tapi bola deras menuju sudut sempit tiang dekat dan memaksa Buffon menepisnya.
Buffon kembali mengamankan gawangnya di menit ke-13, kali ini dari situasi bola mati. Sedikit di luar kotak penalti, Mario Balotelli mengambil tendangan bebas dan mengirim bola ke pojok bawah gawang dengan Buffon menepisnya dengan satu tangan tepat di garis gawang.
Akan tetapi, Buffon akhirnya takluk di menit ke-18. Dari sebuah tendangan penjuru bola mengarah ke tengah tempat Alex yang terkawal melepaskan sundulan. Buffon masih bisa bereaksi dan tangannya pun mengenai bola, tapi si kulit bundar tetap masuk ke gawangnya.
Juve menekan lewat Claudio Marchisio di menit ke-26. Ia melepaskan tembakan keras ke arah atas gawang Milan, meski bola masih bisa ditepis kiper Gianluigi Donnarumma.
Semenit berselang, Donnarumma harus memungut bola dari dalam gawangnya. Alvaro Morata menerima bola di luar kotak penalti lalu menyodorkannya kepada Mario Mandzukic. Mandzukic lalu membuat Donnarumma salah langkah untuk menjebol gawangnya.
Memasuki menit ke-32, Keisuke Honda melepaskan tembakan menyusur tanah ke arah gawang Milan. Buffon masih bisa melakukan hadangan, meski bola tidak lekat ia tangkap. Tapi masih ada pemain Juve lain yang siap menguasai bola.
Di menit injury time Paul Pogba melakukan penetrasi dengan ditempel Ricardo Montolivo. Bola lalu diopernya ke Stephan Lichtsteiner di kanan, tapi bidikannya masih membuat bola melenceng dari tiang jauh. Babak pertama berakhir 1-1.
Carlos Bacca melepaskan tembakan keras yang diantisipasi Buffon dengan penyelamatan bagus di menit ke-50. Balotelli menyambut bola muntah, dengan bola lalu ditepis Buffon ke arah mistar. Balotelli lantas mendorong bola dengan tangan, membuatnya dikartu kuning.
Dua menit setelah itu Balotelli menguasai bola lagi, yang kali ini ia sepak dengan keras meski arahnya masih meluncur di atas mistar gawang Buffon.
Memasuki menit ke-60, Juve mendapat tendangan bebas. Pogba mengambilnya, lalu menyepak bola yang sedikit melengkung dan menghantam tiang gawang Milan dengan kiper Donnarumma sudah berusaha menjangkaunya.
Lima menit kemudian Pogba benar-benar menjebol gawang Milan. Dari sepak pojok Marchisio melayangkan bola ke tiang jauh, dengan Pogba menerima si kulit bundar dengan dada sebelum melepaskan tembakan memantul yang melewati Donnarumma. Gol itu menjadi yang terakhir dalam laga ini.
Susunan Pemain
Milan: Donnarumma; Abate, Alex, Romagnoli, Antonelli; Honda (Luiz Adriano 74), Montolivo, Kucka, Bonaventura; Bacca, Balotelli (Boateng 77)
Juventus: Buffon; Barzagli, Bonucci, Rugani; Lichtsteiner (Cuadrado 80), Pogba, Marchisio, Asamoah (Evra 84), Alex Sandro; Mandzukic, Morata (Zaza 67)
(detiksport)
Di San Siro, Minggu (10/4/2016) dinihari WIB, Milan lebih dulu unggul melalui gol sundulan Alex di menit ke-18. Juve menyamakan kedudukan di menit ke-27 lewat gol dari Mario Mandzukic.
Setelah babak pertama berakhir 1-1, Juve berbalik unggul di menit ke-65 melalui gol dari Paul Pogba. Tidak ada gol lagi yang lahir di sisa waktu pertandingan.
Dengan hasil di giornata 32 tersebut Juve mengokohkan posisi di puncak klasemen Serie A dengan 76 poin, unggul sembilan angka dari Napoli di posisi dua yang baru main 31 kali.
Di Serie A, Bianconeri kini juga merangkai enam kemenangan beruntun, belum pernah kalah lagi setelah tunduk 0-1 dari Sassuolo pada 29 Oktober, dan sudah memenangi tujuh pertemuan terakhir dengan Milan secara berturut-turut.
Sementara itu Milan masih terpaku di peringkat enam dengan 49 poin. Hasil tersebut membuat Rossoneri juga tanpa kemenangan di lima laga terakhir Serie A (3 kalah, 2 imbang).
Jalannya Pertandingan
Gianluigi Buffon membuat penyelamatan tepat di garis gawang di menit ke-8. Dari kanan Ignazio Abate seperti hendak mengirim umpan silang, tapi bola deras menuju sudut sempit tiang dekat dan memaksa Buffon menepisnya.
Buffon kembali mengamankan gawangnya di menit ke-13, kali ini dari situasi bola mati. Sedikit di luar kotak penalti, Mario Balotelli mengambil tendangan bebas dan mengirim bola ke pojok bawah gawang dengan Buffon menepisnya dengan satu tangan tepat di garis gawang.
Akan tetapi, Buffon akhirnya takluk di menit ke-18. Dari sebuah tendangan penjuru bola mengarah ke tengah tempat Alex yang terkawal melepaskan sundulan. Buffon masih bisa bereaksi dan tangannya pun mengenai bola, tapi si kulit bundar tetap masuk ke gawangnya.
Juve menekan lewat Claudio Marchisio di menit ke-26. Ia melepaskan tembakan keras ke arah atas gawang Milan, meski bola masih bisa ditepis kiper Gianluigi Donnarumma.
Semenit berselang, Donnarumma harus memungut bola dari dalam gawangnya. Alvaro Morata menerima bola di luar kotak penalti lalu menyodorkannya kepada Mario Mandzukic. Mandzukic lalu membuat Donnarumma salah langkah untuk menjebol gawangnya.
Memasuki menit ke-32, Keisuke Honda melepaskan tembakan menyusur tanah ke arah gawang Milan. Buffon masih bisa melakukan hadangan, meski bola tidak lekat ia tangkap. Tapi masih ada pemain Juve lain yang siap menguasai bola.
Di menit injury time Paul Pogba melakukan penetrasi dengan ditempel Ricardo Montolivo. Bola lalu diopernya ke Stephan Lichtsteiner di kanan, tapi bidikannya masih membuat bola melenceng dari tiang jauh. Babak pertama berakhir 1-1.
Carlos Bacca melepaskan tembakan keras yang diantisipasi Buffon dengan penyelamatan bagus di menit ke-50. Balotelli menyambut bola muntah, dengan bola lalu ditepis Buffon ke arah mistar. Balotelli lantas mendorong bola dengan tangan, membuatnya dikartu kuning.
Dua menit setelah itu Balotelli menguasai bola lagi, yang kali ini ia sepak dengan keras meski arahnya masih meluncur di atas mistar gawang Buffon.
Memasuki menit ke-60, Juve mendapat tendangan bebas. Pogba mengambilnya, lalu menyepak bola yang sedikit melengkung dan menghantam tiang gawang Milan dengan kiper Donnarumma sudah berusaha menjangkaunya.
Lima menit kemudian Pogba benar-benar menjebol gawang Milan. Dari sepak pojok Marchisio melayangkan bola ke tiang jauh, dengan Pogba menerima si kulit bundar dengan dada sebelum melepaskan tembakan memantul yang melewati Donnarumma. Gol itu menjadi yang terakhir dalam laga ini.
Susunan Pemain
Milan: Donnarumma; Abate, Alex, Romagnoli, Antonelli; Honda (Luiz Adriano 74), Montolivo, Kucka, Bonaventura; Bacca, Balotelli (Boateng 77)
Juventus: Buffon; Barzagli, Bonucci, Rugani; Lichtsteiner (Cuadrado 80), Pogba, Marchisio, Asamoah (Evra 84), Alex Sandro; Mandzukic, Morata (Zaza 67)
(detiksport)
Sunday, April 3, 2016
City Libas Bournemouth 4-0
Manchester City meraih kemenangan meyakinkan 4-0 atas Bournemouth pada lanjutan Premier League. Setelah tiga gol tercipta saat pertandingan baru berjalan 19 menit, Aleksandar Kolarov menambah satu gol saat injury time.
Bermain di Goldsands Stadium, Bournemouth, pada Sabtu (2/3/2016) malam WIB, City langsung menggebrak pertahanan Bournemouth. De Bruyne yang baru pulih dari cedera engkel sejak 27 Januari langsung memberikan kontribusi signifikan di laga itu.
Saat pertandingan baru berjalan 19 menit, City sudah unggul tiga gol. Koralov menambah satu gol lagi untuk City di injury time.
Tambahan tiga angka itu belum membuat City beranjak dari posisi keempat di papan klasemen sementara. City mengantongi nilai 54 dengan 16 kemenangan dan enam hasil seri pada laga ke-31 ini. Di laga lain, Arsenal juga menang besar 4-0 atas Watford.
Sementara, Bournemouth ada di peringkat ke-13 dengan nilai 38. Kekalahan dari City menjadi kekalahan ke-14 mereka.
Jalannya pertandingan
Saat pertandingan baru berjalan di menit ketujuh, City mendapatkan kesempatan untuk unggul lebih dulu lewat sepak pojok.
Jesus Navas yang menjadi eksekutor sepak pojok itu. Bola disambut Fernando yang berada tepat di depan gawang kemudian menembakannya ke arah gawang. Bola tak bisa diantisipasi oleh kiper Bournemouth, Artur Boruc.
Di menit ke-12, City berhasil menggandakan keunggulan. Kali ini gol tercipta lewat kerja sama yang solid dari para penggawa City. Sergio Aguero mengumpan pelan kepada David Silva kemudian disambut oleh Kevin de Bruyne.
De Bruyne menyelesaikannya dengan sangat baik. Tembakannya tak bisa diantisipasi kiper Bournemouth, Boruc, dan City pun unggul 2-0.
Memasuki menit ke-19, City kembali menambah gol. Aguero menjadi pencetak golnya.
Bermula dari umpan De Bruyne yang disambut oleh Navas kemudian diumpan kepada Aguero. Pemain internasional Argentina itu menyundulnya ke gawang tuan rumah dan tak bisa diantisipasi Boruc.
Memasuki menit ke-25 hampir saja City menambah gol lagi. Fernandinho memberikan tembakan jarak jauh ke gawang tuan rumah, tapi bola masih membentur tiang.
Sebuah serangan berbahaya diberikan Bournemouth di menit ke-31. Charlie Daniels yang menyisir sisi kanan pertahanan City dan sudah amat dekat dengan gawang. Tapi, tembakannya masih bisa diantisipasi Caballero.
City mencoba menciptakan peluang lewat Aguero di menit ke-37. Tapi sepakan Aguero masih melenceng ke kiri gawang lawan.
Tak ada perubahan skor hingga wasit meniup peluit panjang. City untuk sementara masih unggul 3-0.
Memasuki babak kedua, Bournemouth membuat pergantian pemain. Joshua King ditarik keluar dan digantikan Marc Pugh.
City tampil menyerang dan tak lama kemudian mendapatkan peluang melalui De Bruyne. Namun tembakan dia tak berbuah gol.
Aguero kembali menciptakan peluang di menit ke-47. Mendapatkan assist dari De Bruyne, Aguero menembak gawang Bournemouth dari sisi kiri. Tapi sepakannya masih bisa diantisipasi oleh Boruc.
Di menit ke-57, manajer City Manuel Pellegrini menarik keluar De Bruyne dan memasukkan Aleksandar Kolarov.
City membuang peluang emas saat mendapatkan tendangan bebas di menit ke-58. Silva mencoba menembak langsung ke gawang tuan rumah, tapi Boruc masih bisa membuangnya.
Tensi pertandingan malah menurun di awal babak kedua ini. City mulai kesulitan untuk mengalirkan bola ke sepertiga akhir area lawan.
Di menit ke-66, Silva diistirahatkan. Posisinya digantikan Samir Nasri.
Kali ini peluang bagus dibuat tuan rumah. Di menit ke-68, Eunan O'Kane yang memanfaatkan kesalahan Nicolas Otamendi langsung menembakkan bola ke gawang Caballero. Tapi, Caballero masih bisa mengantisipasi
Sebuah upaya dibuat Aguero di menit ke-75 yang berhasil merebut bola dari Elphick. Aguero memberikan umpan terobosan kepada Kolarov. Tapi sepakan Kolarov yang sudah amat dekat dengan gawang Bournemouth masih bisa digagalkan Boruc.
City kembali membuat perubahan pemain. Aguero meninggalkan lapangan di menit ke-79 dan diganti pemain internasional Nigeria, Kelechi Iheanacho.
Bournemouth mencoba meningkatkan serangan di menit-menit terakhir. Satu peluang bagus didapatkan di menit ke-90. Tapi, upaya O'Kane digagalkan oleh Zabaleta.
Pada injury time, Kolarov yang tampil dari bangku cadangan menggantikan De Bruyne menambah keunggulan City. Bermula dari umpan Nasri, Kolarov menyisir sisi kiri gawang Bournemouth dan menembakkan bola ke sudut kiri. Boruc tak mampu menggapainya. Gol untuk City.
Gol Kolarov memastikan keunggulan City 4-0 atas tuan rumah.
Daftar pemain
Bournemouth: Boruc, Francis, Cook, Daniels, Smith (Elphick 68'), Surman, Gradel (Dan Gosling 84'), Ritchie, O'Kane, Joshua King (Pugh 46'), Grabban
City: Caballero, Zabaleta, Mangala, Clichy, Otamendi, Fernando, Navas, De Bruyne (Koralov 57'), Silva (Nasri 67'), Fernandinho, Aguero (Iheanacho 79')
(detiksport)
Bermain di Goldsands Stadium, Bournemouth, pada Sabtu (2/3/2016) malam WIB, City langsung menggebrak pertahanan Bournemouth. De Bruyne yang baru pulih dari cedera engkel sejak 27 Januari langsung memberikan kontribusi signifikan di laga itu.
Saat pertandingan baru berjalan 19 menit, City sudah unggul tiga gol. Koralov menambah satu gol lagi untuk City di injury time.
Tambahan tiga angka itu belum membuat City beranjak dari posisi keempat di papan klasemen sementara. City mengantongi nilai 54 dengan 16 kemenangan dan enam hasil seri pada laga ke-31 ini. Di laga lain, Arsenal juga menang besar 4-0 atas Watford.
Sementara, Bournemouth ada di peringkat ke-13 dengan nilai 38. Kekalahan dari City menjadi kekalahan ke-14 mereka.
Jalannya pertandingan
Saat pertandingan baru berjalan di menit ketujuh, City mendapatkan kesempatan untuk unggul lebih dulu lewat sepak pojok.
Jesus Navas yang menjadi eksekutor sepak pojok itu. Bola disambut Fernando yang berada tepat di depan gawang kemudian menembakannya ke arah gawang. Bola tak bisa diantisipasi oleh kiper Bournemouth, Artur Boruc.
Di menit ke-12, City berhasil menggandakan keunggulan. Kali ini gol tercipta lewat kerja sama yang solid dari para penggawa City. Sergio Aguero mengumpan pelan kepada David Silva kemudian disambut oleh Kevin de Bruyne.
De Bruyne menyelesaikannya dengan sangat baik. Tembakannya tak bisa diantisipasi kiper Bournemouth, Boruc, dan City pun unggul 2-0.
Memasuki menit ke-19, City kembali menambah gol. Aguero menjadi pencetak golnya.
Bermula dari umpan De Bruyne yang disambut oleh Navas kemudian diumpan kepada Aguero. Pemain internasional Argentina itu menyundulnya ke gawang tuan rumah dan tak bisa diantisipasi Boruc.
Memasuki menit ke-25 hampir saja City menambah gol lagi. Fernandinho memberikan tembakan jarak jauh ke gawang tuan rumah, tapi bola masih membentur tiang.
Sebuah serangan berbahaya diberikan Bournemouth di menit ke-31. Charlie Daniels yang menyisir sisi kanan pertahanan City dan sudah amat dekat dengan gawang. Tapi, tembakannya masih bisa diantisipasi Caballero.
City mencoba menciptakan peluang lewat Aguero di menit ke-37. Tapi sepakan Aguero masih melenceng ke kiri gawang lawan.
Tak ada perubahan skor hingga wasit meniup peluit panjang. City untuk sementara masih unggul 3-0.
Memasuki babak kedua, Bournemouth membuat pergantian pemain. Joshua King ditarik keluar dan digantikan Marc Pugh.
City tampil menyerang dan tak lama kemudian mendapatkan peluang melalui De Bruyne. Namun tembakan dia tak berbuah gol.
Aguero kembali menciptakan peluang di menit ke-47. Mendapatkan assist dari De Bruyne, Aguero menembak gawang Bournemouth dari sisi kiri. Tapi sepakannya masih bisa diantisipasi oleh Boruc.
Di menit ke-57, manajer City Manuel Pellegrini menarik keluar De Bruyne dan memasukkan Aleksandar Kolarov.
City membuang peluang emas saat mendapatkan tendangan bebas di menit ke-58. Silva mencoba menembak langsung ke gawang tuan rumah, tapi Boruc masih bisa membuangnya.
Tensi pertandingan malah menurun di awal babak kedua ini. City mulai kesulitan untuk mengalirkan bola ke sepertiga akhir area lawan.
Di menit ke-66, Silva diistirahatkan. Posisinya digantikan Samir Nasri.
Kali ini peluang bagus dibuat tuan rumah. Di menit ke-68, Eunan O'Kane yang memanfaatkan kesalahan Nicolas Otamendi langsung menembakkan bola ke gawang Caballero. Tapi, Caballero masih bisa mengantisipasi
Sebuah upaya dibuat Aguero di menit ke-75 yang berhasil merebut bola dari Elphick. Aguero memberikan umpan terobosan kepada Kolarov. Tapi sepakan Kolarov yang sudah amat dekat dengan gawang Bournemouth masih bisa digagalkan Boruc.
City kembali membuat perubahan pemain. Aguero meninggalkan lapangan di menit ke-79 dan diganti pemain internasional Nigeria, Kelechi Iheanacho.
Bournemouth mencoba meningkatkan serangan di menit-menit terakhir. Satu peluang bagus didapatkan di menit ke-90. Tapi, upaya O'Kane digagalkan oleh Zabaleta.
Pada injury time, Kolarov yang tampil dari bangku cadangan menggantikan De Bruyne menambah keunggulan City. Bermula dari umpan Nasri, Kolarov menyisir sisi kiri gawang Bournemouth dan menembakkan bola ke sudut kiri. Boruc tak mampu menggapainya. Gol untuk City.
Gol Kolarov memastikan keunggulan City 4-0 atas tuan rumah.
Daftar pemain
Bournemouth: Boruc, Francis, Cook, Daniels, Smith (Elphick 68'), Surman, Gradel (Dan Gosling 84'), Ritchie, O'Kane, Joshua King (Pugh 46'), Grabban
City: Caballero, Zabaleta, Mangala, Clichy, Otamendi, Fernando, Navas, De Bruyne (Koralov 57'), Silva (Nasri 67'), Fernandinho, Aguero (Iheanacho 79')
(detiksport)
Arsenal Menang Lawan Watford 4-0
Arsenal memetik kemenangan meyakinkan kala menjamu Watford di lanjutan Premier League. The Gunners menang empat gol tanpa balas atas tamunya itu.
Dalam pertandingan di Emirates Stadium, Sabtu (2/4/2016) malam WIB, Arsenal tampil dominan sejak awal. Secara keseluruhan, penguasaan bola tuan rumah tercatat sebesar 69%.
Menguasai laga, Arsenal melepaskan 19 tembakan sepanjang laga dengan 12 di antaranya mengarah ke gawang. Sementara itu, Watford hanya mampu melepaskan enam tembakan dan hanya dua yang on target.
Dominasi Arsenal sudah terlihat sejak awal. Laga baru berjalan empat menit, Arsenal sudah memimpin lewat gol Alexis Sanchez. Alex Iwobi kemudian menggandakan keunggulan Arsenal tujuh menit jelang turun minum.
Di awal babak kedua, Hector Bellerin menambah keunggulan Arsenal. Gol Theo Walcott di menit ke-90 memantapkan kemenangan Arsenal menjadi 4-0.
Tambahan tiga poin dari laga ini belum mengubah posisi Arsenal di urutan ketiga klasemen dengan 58 poin dari 31 pertandingan. Sementara Watford terpaku di urutan ke-14 dengan 37 poin.
Jalannya Pertandingan
Arsenal sudah unggul saat laga baru berjalan empat menit. Gol Arsenal berawal dari umpan Alex Iwobi dari sisi kiri. Sanchez yang berdiri di dalam kotak penalti langsung menyambut bola dengan sundulan. Upaya Sanchez itu bisa ditepis oleh Heurelho Gomes. Tapi bola muntah langsung disambar oleh Sanchez untuk membuka keunggulan Arsenal.
Mengendalikan permainan, Arsenal terus menebar ancaman. Kali ini giliran Iwobi yang mengancam gawang Watford. Dia melepaskan sepakan dengan kaki kanan dari dalam kotak penalti ke arah tiang jauh. Upaya Iwobi itu memaksa Gomes melakukan penyelamatan.
Di menit ke-16, Danny Welbeck nyaris menggandakan keunggulan Arsenal. Crossing Mesut Oezil dari sisi kanan kotak penalti disambut sepakan kaki kanan oleh Welbeck yang sudah berdiri di tengah kotak penalti. Bola sempat membentur pemain Watford dan melebar tipis dari gawang.
Kalah dominan dari Arsenal, Watford pun kesulitan menciptakan peluang. Kans pertama tim tamu di menit ke-19 belum membahayakan gawang Arsenal. Diawali umpan Ben Watson dari sisi kanan, Troy Denney meneruskannya dengan sundulan. Tapi karena mendapat tekanan dari Lauret Koscielny, tandukan Denney terlalu lemah dan bola bisa diamankan oleh David Ospina.
Arsenal mendapat tendangan bebas di depan kotak penalti di menit ke-23 menyusul pelanggaran Nyom kepada Oezil. Sanchez maju sebagai eksekutor. Dengan kaki kanannya, Sanchez mengarahkan bola ke pojok kiri bawah gawang Watford. Tapi Gomes masih bisa menepis bola.
Tempo permainan sempat sedikit melambat. Namun itu tak mengurangi ancaman dari Arsenal. Di menit ke-38, Arsenal menambah keunggulannya. Gol kedua tim tamu dibuat oleh Iwobi.
Gol ini berawal dari umpan terobosan Francis Coquelin kepada Sanchez yang menusuk dari sisi kanan. Sanchez kemudian melepaskan umpan ke tengah kotak penalti yang langsung disambut tendangan first time oleh Iwobi.
Sampai turun minum, keunggulan 2-0 untuk Arsenal tetap bertahan.
Memasuki babak kedua, Arsenal langsung menggebrak. Baru tiga menit setelah restart, tim tuan rumah menambah keunggulannya. Gol ketiga Arsenal berawal dari umpan Sanchez yang dihalau oleh Nyom. Bola halauan itu jatuh ke arah Hector Bellerin yang langsung meneruskannya dengan tembakan. Bola sempat membentur pemain Watford dan masuk ke gawang.
Dua menit berselang, Arsenal hampir mencetak gol keempatnya. Tapi sepakan Iwobi masih membentur mistar gawang. Bola muntah diteruskan oleh Nacho Monreal, tapi masih melambung tipis di atas gawang.
Serangan Arsenal benar-benar membuat Gomes sibuk. Tembakan Sanchez dari luar kotak penalti di menit ke-54 memaksa Gomes melakukan penyelamatan. Tak lama berselang, Gomes mengagalkan sundulan Welbeck.
Peluang bagus didapat Watford di menit ke-71. Deeney mengambil bola operan dari sisi kiri. Setelah mengontrol bola, Deeney melepaskan tembakan sambil membalikkan badan. Namun Ospina masih sigap menepis bola. Itu adalah peluang terbaik yang didapat tim tamu.
Tempo permainan mulai melambat. Arsenal mulai mengendurkan intensitas serangan. Sementara Watford perlahan mampu membangun serangan. Tapi penyelesaian akhir yang buruk membuat Watford tak mampu bikin gol.
Gol Theo Walcott di menit ke-90 melengkapi kemenangan Arsenal. Gol ini berawal dari umpan panjang Oezil yang jatuh ke kaki Campbell. Dari sisi kiri, Campbell melakukan penetrasi hingga ke kotak penalti. Campbell kemudian melepaskan umpan yang langsung dituntaskan oleh Walcott.
Skor 4-0 untuk kemenangan Arsenal bertahan hingga wasit meniup peluit panjang.
Susunan Pemain
Arsenal: Ospina; Bellerin, Gabriel, Koscielny, Monreal; Elneny, Coquelin; Sanchez (Campbell 79'), Ozil, Iwobi (Walcott 73'); Welbeck (Giroud 68')
Watford: Gomes; Nyom, Cathcart, Prodl, Ake; Watson, Suarez, Capoue (Anya 41'), Abdi (Guedioura 68'); Ighalo (Amrabat 46'), Deeney
(detiksport)
Dalam pertandingan di Emirates Stadium, Sabtu (2/4/2016) malam WIB, Arsenal tampil dominan sejak awal. Secara keseluruhan, penguasaan bola tuan rumah tercatat sebesar 69%.
Menguasai laga, Arsenal melepaskan 19 tembakan sepanjang laga dengan 12 di antaranya mengarah ke gawang. Sementara itu, Watford hanya mampu melepaskan enam tembakan dan hanya dua yang on target.
Dominasi Arsenal sudah terlihat sejak awal. Laga baru berjalan empat menit, Arsenal sudah memimpin lewat gol Alexis Sanchez. Alex Iwobi kemudian menggandakan keunggulan Arsenal tujuh menit jelang turun minum.
Di awal babak kedua, Hector Bellerin menambah keunggulan Arsenal. Gol Theo Walcott di menit ke-90 memantapkan kemenangan Arsenal menjadi 4-0.
Tambahan tiga poin dari laga ini belum mengubah posisi Arsenal di urutan ketiga klasemen dengan 58 poin dari 31 pertandingan. Sementara Watford terpaku di urutan ke-14 dengan 37 poin.
Jalannya Pertandingan
Arsenal sudah unggul saat laga baru berjalan empat menit. Gol Arsenal berawal dari umpan Alex Iwobi dari sisi kiri. Sanchez yang berdiri di dalam kotak penalti langsung menyambut bola dengan sundulan. Upaya Sanchez itu bisa ditepis oleh Heurelho Gomes. Tapi bola muntah langsung disambar oleh Sanchez untuk membuka keunggulan Arsenal.
Mengendalikan permainan, Arsenal terus menebar ancaman. Kali ini giliran Iwobi yang mengancam gawang Watford. Dia melepaskan sepakan dengan kaki kanan dari dalam kotak penalti ke arah tiang jauh. Upaya Iwobi itu memaksa Gomes melakukan penyelamatan.
Di menit ke-16, Danny Welbeck nyaris menggandakan keunggulan Arsenal. Crossing Mesut Oezil dari sisi kanan kotak penalti disambut sepakan kaki kanan oleh Welbeck yang sudah berdiri di tengah kotak penalti. Bola sempat membentur pemain Watford dan melebar tipis dari gawang.
Kalah dominan dari Arsenal, Watford pun kesulitan menciptakan peluang. Kans pertama tim tamu di menit ke-19 belum membahayakan gawang Arsenal. Diawali umpan Ben Watson dari sisi kanan, Troy Denney meneruskannya dengan sundulan. Tapi karena mendapat tekanan dari Lauret Koscielny, tandukan Denney terlalu lemah dan bola bisa diamankan oleh David Ospina.
Arsenal mendapat tendangan bebas di depan kotak penalti di menit ke-23 menyusul pelanggaran Nyom kepada Oezil. Sanchez maju sebagai eksekutor. Dengan kaki kanannya, Sanchez mengarahkan bola ke pojok kiri bawah gawang Watford. Tapi Gomes masih bisa menepis bola.
Tempo permainan sempat sedikit melambat. Namun itu tak mengurangi ancaman dari Arsenal. Di menit ke-38, Arsenal menambah keunggulannya. Gol kedua tim tamu dibuat oleh Iwobi.
Gol ini berawal dari umpan terobosan Francis Coquelin kepada Sanchez yang menusuk dari sisi kanan. Sanchez kemudian melepaskan umpan ke tengah kotak penalti yang langsung disambut tendangan first time oleh Iwobi.
Sampai turun minum, keunggulan 2-0 untuk Arsenal tetap bertahan.
Memasuki babak kedua, Arsenal langsung menggebrak. Baru tiga menit setelah restart, tim tuan rumah menambah keunggulannya. Gol ketiga Arsenal berawal dari umpan Sanchez yang dihalau oleh Nyom. Bola halauan itu jatuh ke arah Hector Bellerin yang langsung meneruskannya dengan tembakan. Bola sempat membentur pemain Watford dan masuk ke gawang.
Dua menit berselang, Arsenal hampir mencetak gol keempatnya. Tapi sepakan Iwobi masih membentur mistar gawang. Bola muntah diteruskan oleh Nacho Monreal, tapi masih melambung tipis di atas gawang.
Serangan Arsenal benar-benar membuat Gomes sibuk. Tembakan Sanchez dari luar kotak penalti di menit ke-54 memaksa Gomes melakukan penyelamatan. Tak lama berselang, Gomes mengagalkan sundulan Welbeck.
Peluang bagus didapat Watford di menit ke-71. Deeney mengambil bola operan dari sisi kiri. Setelah mengontrol bola, Deeney melepaskan tembakan sambil membalikkan badan. Namun Ospina masih sigap menepis bola. Itu adalah peluang terbaik yang didapat tim tamu.
Tempo permainan mulai melambat. Arsenal mulai mengendurkan intensitas serangan. Sementara Watford perlahan mampu membangun serangan. Tapi penyelesaian akhir yang buruk membuat Watford tak mampu bikin gol.
Gol Theo Walcott di menit ke-90 melengkapi kemenangan Arsenal. Gol ini berawal dari umpan panjang Oezil yang jatuh ke kaki Campbell. Dari sisi kiri, Campbell melakukan penetrasi hingga ke kotak penalti. Campbell kemudian melepaskan umpan yang langsung dituntaskan oleh Walcott.
Skor 4-0 untuk kemenangan Arsenal bertahan hingga wasit meniup peluit panjang.
Susunan Pemain
Arsenal: Ospina; Bellerin, Gabriel, Koscielny, Monreal; Elneny, Coquelin; Sanchez (Campbell 79'), Ozil, Iwobi (Walcott 73'); Welbeck (Giroud 68')
Watford: Gomes; Nyom, Cathcart, Prodl, Ake; Watson, Suarez, Capoue (Anya 41'), Abdi (Guedioura 68'); Ighalo (Amrabat 46'), Deeney
(detiksport)
Subscribe to:
Comments (Atom)






