Monday, March 14, 2016

Piala Gubernur Kaltim: Borneo FC Juara Usai Menang Tipis 1-0 Atas Madura United

 Borneo FC Juara
Pusamania Borneo FC juara Piala Gubernur Kaltim


Pusamania Borneo FC tampil sebagai juara Piala Gubernur Kaltim. Tim berjuluk Pesut Etam itu mengalahkan Madura United di final dengan skor 1-0 di Stadion Palaran, Samarinda, Minggu (13/3/3016).

Laga final antara Borneo FC dan Madura United harus berlanjut hingga extra time. Hingga waktu normal 2x45 menit selesai, kedua tim sama-sama tak mampu mencetak gol.

Gol penentu kemenangan Borneo FC dicetak oleh Ponaryo Astaman pada menit ke-98. Tendangan bebas Ponaryo menembus gawang Madura United yang dikawal oleh Hery Prasetyo.

Madura United akhirnya menyelesaikan laga dengan 10 pemain. Pada menit ke-106, mereka kehilangan Fabiano Beltrame yang diganjar kartu kuning kedua.

Berkat keberhasilannya menjadi juara, Borneo FC berhak membawa pulang hadiah Rp 1,5 miliar. Madura United yang menjadi runner-up mendapat hadiah Rp 1 miliar.

Gelandang serang Borneo FC, Arpani, dinobatkan sebagai pemain muda terbaik di turnamen ini dan berhak membawa pulang hadiah Rp 100 juta. Sementara predikat pemain terbaik jatuh ke tangan striker Borneo FC, Terens Puhiri, yang mengantongi hadiah Rp 150 juta.

Penyerang Sriwijaya FC, Alberto Goncalves, menjadi top skorer dengan lima gol. Dia mendapatkan hadiah Rp 100 juta.
(detiksport)

Piala Gubernur Kaltim: Arema Juara 3 Kalahkan Sriwijaya FC 3-1

 Arema Juara 3 Piala Gubernur Kaltim
Arema Cronus Juara 3 di Piala Gubernur Kaltim


Arema Cronus berhasil mengamankan posisi ketiga di ajang Piala Gubernur Kaltim. 'Singo Edan' memastikan itu usai memetik kemenangan 3-1 atas Sriwijaya FC.

Di pertandingan yang berlangsung di Stadion Palaran, Samarinda, Minggu (13/3/2016) sore WIB, Sriwijaya FC unggul lebih dulu lewat Yohanis Napar di menit 29. Kiper Arema, Kurnia Meiga, salah melakukan antisipasi bola umpan silang Supardi, hingga memudahkan Nabar menyundul bola masuk ke dalam gawang.

Tak ada gol tambahan tercipta pada babak pertama, Sriwijaya FC unggul satu gol saat turun minum.

Di babak kedua, Arema sempat mencetak gol di menit 57. Tapi, Cristian Gonzalez sudah berdiri dalam posisi offside saat menerima bola terobosan sebelum mencatatkan namanya di papan skor.

Dua menit berselang bek 'Laskar Wong Kito', Thierry Gathuessi, mendapatkan kartu kuning kedua karena mendorong Srdan Lopicic.

Unggul jumlah pemain, Arema bisa mencetak gol penyama kedudukan lewat El Loco. Lewat satu situasi bola mati, Gonzalez bisa mencatatkan satu gol. Sepakan kerasnya dari luar kotak penalti gagal diantisipasi oleh kiper Sriwijaya FC, Dian Agus Prastyo.

Arema berbalik unggul setelah Esteban Vizcarra mencetak gol di menit 79. Dia melakukan sepakan dengan dari jarak dekat dalam satu situasi kemelut di muka gawang Sriwijaya FC.

Dendi Santoso mengunci kemenangan Arema dengan gol yang dia bukukan di menit 87. Kemelut di muka gawang Sriwijaya FC menjadi penyebabnya. Di sisa pertandingan tak ada gol tambahan, Arema memastikan diri finis ketiga di ajang Piala Gubernur Kaltim.
(detiksport)

Saturday, March 12, 2016

Juve Menang Tipis Atas Sassuolo 1-0



Juventus meraih kemenangan 1-0 atas Sassuolo berkat gol Paulo Dybala. Dengan kemenangan itu, Bianconeri pun mempertahankan posisi mereka di puncak klasemen.

Juventus kini mengoleksi nilai 67, unggul enam poin atas Napoli, yang baru akan bermain pada Senin (14/3/2016) dini hari WIB menghadapi tuan rumah Palermo. Sementara itu, bagi Sassuolo, ini adalah kekalahan ketujuh mereka musim ini. Saat ini, Sassuolo duduk di urutan ketujuh dengan nilai 44.

 Dybala
Dybala sang pencetak gol bagi Juve

Pada pertandingan yang berlangsung di Juventus Stadium, Sabtu (12/3/2016) dini hari WIB, Juventus memang tampil lebih dominan daripada Sassuolo, namun mereka kesulitan untuk menjebol gawang sang tamu. Salah satu alasannya adalah Andrea Consigli.

Consigli, kiper Sassuolo itu, tampil apik. Dari 7 buah attempts on target yang dibuat oleh Juventus, 6 di antaranya berhasil ia blok. Satu-satunya attempt on target yang gagal ia blok adalah sepakan Dybala, yang akhirnya berbuah menjadi gol.

Juventus menekan pertahanan Sassuolo sejak awal. Baru satu menit pertandingan berjalan, Juventus sudah mendapatkan peluang via Dybala. Sial bagi pemain depan asal Argentina itu, tendangannya dari luar kotak penalti masih bisa dihalau.

Dua menit kemudian, gantian Mario Mandzukic yang mendapatkan peluang. Namun, tendangannya dari luar kotak penalti masih melenceng dari sasaran.

Sassuolo sendiri bukannya tanpa peluang. Pada menit ke-20, mereka sempat mengancam gawang Juventus lewat tendangan Alfred Duncan dari dalam kotak penalti. Sial bagi Duncan, sepakannya melebar dari sasaran.

Setelah peluang itu, Juventus gantian membalas. Dua peluang dari Sami Khedira dan Dybala juga masih menemui kebuntuan. Baru pada menit ke-36, Juventus akhirnya bisa unggul.

Gol Juventus bermula dari kerjasama yang dilakukan oleh Juan Cuadrado dan Dybala di sisi kiri pertahanan. Cuadrado melakukan operan satu-dua dengan Dybala, sebelum akhirnya menggiring bola ke sisi kotak penalti Sassuolo.

Selanjutnya, ia melihat pergerakan Dybala yang bergerak menjauhi kotak penalti. Melihat Dybala tak terkawal, Cuadrado pun langsung memberikan operan. Dybala pun tidak membuang waktu. Ia kemudian melepaskan sepakan kaki kiri ke arah tiang jauh, dan Consigli --yang sudah berusaha melompat-- tidak bisa menjangkau bola sepakannya. 1-0 untuk Juventus.

Tiga menit menjelang babak pertama berakhir, Sassuolo mendapatkan kans lewat Diego Falcinelli. Hanya saja tendangan spekulasi Falcinelli dari luar kotak penalti masih melambung.

Di babak kedua, tekanan terus dilancarkan oleh Juventus. Namun, Consigli benar-benar membuat pemain-pemain Juventus kesulitan di paruh kedua ini.

Pada menit ke-77, ia dua kali memblok tendangan, satu dari Kwadwo Asamoha dan satu lainnya dari Paul Pogba. Sepakan Pogba yang dilepaskan dari dalam kotak penalti ditepisnya, lalu bola rebound langsung dihalau pemain bertahan Sassuolo.

Satu kali lagi, yakni pada menit ke-85, Consigli menghalau sepakan Pogba. Kali ini, Pogba melepaskan sepakan dari luar kotak penalti dan sang kiper berhasil menghentikannya.

Semenit berselang, gantian Sassuolo yang mendapatkan peluang bagus. Nicola Sansone, yang mendapatkan bola tidak jauh dari kotak penalti Juventus, menggiring bola sampai mendekati boks lalu melepaskan sepakan kaki kanan terarah.

Ada beberapa bek Juventus di depannya ketika itu, namun tidak ada satu pun yang menutupnya. Beruntung bagi Juventus, tendangan Sansone berhasil ditepis oleh Gianluigi Buffon.

Sampai peluit akhir dibunyikan, skor 1-0 tetap bertahan.

Susunan Pemain

Juventus: Buffon, Bonucci, Barzagli, Rigani, Khedira (Pogba 72), Marchisio, Asamoah, Alex Sandro, Cuadrado, Dybala (Morata 80), Mandzukic (Lichtsteiner 89).

Sassuolo: Consigli, Antei, Vrsaljko, Peluso, Acerbi, Magnanelli, Biondini (Pellegrini 69), Duncan, Falcinelli (Trotta 77), Politano (Adjapong 89), Sansone.
(detiksport)

Monday, March 7, 2016

Atletico Kalahkan Valencia 3-1

Atletico Madrid meraih kemenangan 3-1 dalam lawatannya ke kandang Valencia. Hasil tersebut membantu Atletico menjaga jarak dengan Barcelona di papan atas.

Pada pertandingan di Mestalla, Senin (7/3/2016) dinihari WIB, Atletico tampil dominan (55:45. Tidak hanya unggul dalam penguasaan bola, tim tamu juga lebih agresif.

Dalam catatan ESPN FC, Atletico melepaskan 21 tembakan, lima di antaranya mengarah ke gawang. Sedangkan Valencia punya 10 tembakan dan hanya tiga yang berstatus on target.

Dengan kemenangan ini, Atletico yang kini mengumpulkan 64 poin dari 28 pertandingan masih menjaga jarak delapan poin dengan Barca. Sementara Valencia turun satu tingkat ke posisi 10 dengan 34 poin.

Atletico sudah mengambil inisiatif menyerang sejak awal pertandingan. Tapi percobaan Koke dan Luciano Vietto belum menemui sasaran.

Atletico membuka keunggulan di menit ke-24. Luciano Vietto mampu mencuri bola di sisi kiri pertahanan Valencia dan bola langsung dioper Koke ke Griezmann. Dari luar kotak penalti, Griezmann melepaskan tembakan kaki kiri yang bersarang di pojok bawah gawang Diego Alves.

Hanya berjarak empat menit, Valencia berhasil menyamakan kedudukan. Crossing dari sisi kiri diarahkan ke Denis Cheryshev oleh Paco Alcacer dengan sundulan. Cheryshev mengontrol bola lebih dulu sebelum melepaskan tembakan dengan kaki kiri untuk mengubah skor menjadi 1-1.

Atletico mendapat peluang untuk kembali unggul di menit ke-32. Tendangan dieksekusi dengan cepat oleh Filipe Luis dan bola jatuh ke kaki Griezmann. Dia kemudian mencari ruang dan mengoper bola kepada Vietto, tapi penyelesaian akhir Vietto dari sudut sempit hanya mengenai sisi luar jaring gawang.

Sementara itu, Valencia yang kembali menyerang lewat kombinasi Alcacer dan Cheryshev kembali mendapat peluang. Namun sepakan Cheryshev meneruskan umpan dari Alcacer masih melambung di atas mistar gawang.


Di babak kedua, Alcacer menyia-nyiakan sebuah peluang bagus di menit ke-58. Luput dari kawalan Jose Gimenez, Alcacer yang menerima bola terobosan dari Feghouli justru melepaskan tembakan yang mengarah tepat ke Jan Oblak.

Tak lama berselang, Alves melakukan penyelamatan bagus untuk peluang Vietto. Umpan Filipe Luis dari sisi kiri dibelokkan oleh Griezmann dan langsung disambar oleh Vietto. Tapi Alves masih bisa mengamankan gawangnya lewat sebuah reaksi yang bagus.

Atletico mengembalikan keunggulannya di menit ke-72. Dari sepak pojok Koke, bola disundul oleh Gimenez ke arah Fernando Torres yang berdiri di tiang jauh. Tak terkawal, Torres langsung menjebol gawang Valencia.

Lima menit jelang laga usai, Atletico menambah keunggulannya. Carrasco melewati Siqueira di dalam kotak penalti dan melepaskan tembakan dari dalam kotak penalti untuk mengunci kemenangan 3-1 untuk Atletico.

Susunan Pemain

Valencia: Alves; Cancelo, Mustafi, Santos, Siqueira; Perez (Da Silva 46'), Fuego (Negredo 84'), Gomes; Feghouli, Alcacer, Cheryshev (Machado 61')

Atletico: Oblak; Juanfran, Gimenez, Lucas, Filipe Luis; Saul, Gabi, Kranevitter (F. Torres 63'), Koke; Griezmann (O. Torres 88'), Vietto (Carrasco 69')
(detiksport)

Inter Milan Menang Atas Palermo 3-1

Inter Milan bangkit dari dua kekalahan beruntun yang mereka raih sebelumnya. Menjamu Palermo di Giuseppe Meazza, Senin (7/3/2016) dinihari WIB, Nerazzurri menyudahi laga dengan keunggulan 3-1.

Inter menjamu Palermo dengan misi bangkit setelah dia dua pertandingan terakhir kalah oleh Juventus (Serie A dan Coppa Italia). Upaya tersebut membuahkan hasil yang diinginkan setelah anak asuk Roberto Mancini mengandaskan Palermo dengan skor 3-1.

Tuan rumah unggul dua gol lebih dulu melalui Adem Ljajic dan Mauro Icardi masing-masing di menit 11 dan 23, namun Palermo mampu memperkecil ketinggalan setelah Franco Vazquez mencetak gol di penghujung babak pertama.

Ivan Perisic akhirnya memastikan Inter dapat poin penuh di pekan ke-28 ini setelah dia mencetak gol di menit 54.

Poin penuh dari laga ini membuat Inter bertahan di posisi lima klasemen dengan poin 51. Inter kini cuma berjarak lima angka dari AS Roma sebagai klub terakhir di zona Liga Champions.

Sementara Palermo bertahan di bibir zona degradasi (posisi17) dengan 27 poin dipunya.

Jalannya Pertandingan

Di kandangnya sendiri, Inter mendominasi permainan di awal pertandingan. Berupaya menekan pertahanan Palermo, namun tak satupun kesempatan matang dipunya Nerazzurri.

Meski begitu, Inter tak menunggu terlalu lama untuk bisa membuka keunggulan karena di menit 11 mereka berhasil menjebol gawang Palermo. Menguasai bola di muka kotak penalti, Ljajic tak ditutup dengan baik oleh pemain-pemain Palermo sehingga membuat dia punya ruang yang luas untuk melepaskan tembakan. Sepakan mendatarnya dari luar kotak penalti masuk ke gawang tanpa bisa dijangkau kiper.

Sebuah kesalahan yang dilakukan Geoffrey Kondogbia membuat Palermo bisa melancarkan serangan balik kilat. Namun peluang itu gagal dimanfaatkan oleh Ivaylo Chochev yang sepakannya bisa dihadang kiper Carrizo.

Inter menggandakan keunggulan setelah umpan Rodrigo Palacio ke dapan kotak penalti dibelokkan ke dalam gawang oleh Icardi sambil menjatuhkan diri. Di menit 22 keunggulan tuan rumah bertambah jadi 2-0.


Pada beberapa menit berikutnya Inter terus menekan pertahanan Palermo dan mengreasikan beberapa kesempatan. Di antaranya adalah sepakan Ljacic dan Kondogbia yang tak tepat sasaran. Sementara tendangan Ivan Perisic berhasil ditepis satu tangan oleh kiper Sorrentino.

Di periode injury time babak pertama Palermo berhasil memperkecil ketinggalan. Membangun serangan dari sisi kiri, Palermo berhasil melepaskan Andrea Rispoli masuk ke dalam kotak penalti. Dari sana dia melepas umpan ke depan gawang yang langsung disambar Vazquez sambil menjatuhkan diri.

Palermo memulai babak kedua dengan lebih meyakinkan. Tim tamu setidaknya punya peluang bikin gol melalui tendangan voli Vazquez dan umpan Chochev yang melintasi muka gawang tanpa ada satu pun pemain yang menyambarnya.

Saat Palermo sepertinya sudah mulai bangkit, Inter justru berhasil mencetak gol ketiganya. Kali ini datang dari tandukan Perisic di tiang jauh saat dia menyongsong umpan yang dilepaskan Icardi.

Inter yang belum puas dengan skor tersebut terus menekan pertahanan Palermo. Kesempatan lain datang saat diving header Palacio menyongsong umpan tendangan bebas Marcelo Brozovic masih bisa diselamatlkan oleh kiper Sorrentino.

Di injury time babak pertama Inter nyaris menambah gol lagi. Menjatuhkan diri untuk menyambar bola yang diumpan Jonathan Biabiany, Perisic tetap tertinggal sepersekian detik. Alhasil tidak ada gol tambahan tercipta di sisal laga ini.

Susunan Pemain:

Inter: Carrizo; Nagatomo, Miranda, Murillo, D’Ambrosio; Medel (Melo 87), Kondogbia; Perisic, Palacio (Biabiany 78), Ljajic (Brozovic 66); Icardi

Palermo: Sorrentino; Vitiello, Gonzalez, Andelkovic; Rispoli (Balogh 83), Hiljemark, Maresca, Chochev (Quaison 68), Pezzella; Vazquez, Gilardino (Djurdjevic 70)
(detiksport)

Juve Kalahkan Atlanta 2-0

Juventus kembali merebut capolista dari tangan Napoli. Bianconeri naik lagi ke puncak klasemen usai mengalahkan Atalanta dengan skor 2-0.

Juve tergeser dari puncak klasemen setelah Napoli menang 3-1 atas Chievo, Sabtu (5/3/2016). Tapi posisi Napoli di urutan pertama tak bertahan lama.

Hari Minggu (6/3/2016), Juve kembali menguasai puncak klasemen berkat kemenangan atas Atalanta. Melawat ke Stadion Atleti Azzurri d'Italia, Juve pulang dengan kemenangan 2-0.

Juve membuka keunggulan lewat gol Andrea Barzagli di babak pertama. Gol dari Mario Lemina di babak kedua lantas menggenapkan kemenangan Juve.

Dengan tiga poin dari laga ini, Juve kembali ke puncak klasemen dengan 64 poin dari 28 pertandingan, unggul tiga angka dari Napoli. Sementara itu, Atalanta turun dua tingkat ke urutan 15 dengan 30 poin.

Jalannya Pertandingan

Juventus mendapat peluang bagus di menit ke-11. Sami Khedira yang lolos dari jebakan offside setelah bekerja sama dengan Roberto Pereyra memaksa Marco Sportiello melakukan penyelamatan.

Tiga menit berselang, Atalanta balas mengancam gawang Juve. Tapi sepakan voli Luca Cigarini meneruskan crossing Rafael Toloi masih bisa diamankan oleh Gianluigi Buffon.

Juve membuka keunggulan di menit ke-24. Dari sebuah sepak pojok, bola disundul oleh Mario Mandzukic ke arah Andrea Barzagli yang berdiri bebas di depan gawang. Tanpa kesulitan, Barzagli menyepak bola ke dalam gawang.

Lima menit jelang jeda, Atalanta mendapat peluang bagus untuk mencetak gol balasan. Tapi tendangan voli Marco Borriello mengarah tepat ke Buffon. Berawal dari Gaetano Monachello yang memotong bola Claudio Marchisio, Atalanta kemudian melakukan serangan balik. Monachello mengirim umpan lambung kepada Borriello, tapi tendangannya diamankan Buffon.


Di babak kedua, Juve mendapat peluang untuk menggandakan keunggulan. Mandzukic berhasil mencuri bola dari Sportiello di luar kotak penalti dan langsung menembakkan bola ke arah gawang. Beruntung bagi Atalanta, masih ada bek yang menghalau bola dari gawang.

Atalanta terus menekan. Peluang bagus didapat tuan rumah untuk menyamakan kedudukan. Dari sebuah sepak pojok, bola kemudian diarahkan ke tiang jauh. Toloi mencoba meneruskan bola dengan sundulan, tapi bek Atalanta itu gagal melakukan kontak dengan bola.

Juve justru mampu menggandakan skor empat menit jelang laga usai. Lemina menjebol gawang Atalanta setelah melewati dua pemain belakang lawan. Setelah meliuk-liuk untuk melewati adangan bek Atalanta, Lemina melepaskan tembakan dari luar kotak penalti dengan kaki kanan yang mengarah ke pojok gawang.

Atalanta masih berupaya untuk mencetak gol. Tapi ketangguhan Buffon di bawah mistar gawang Juve menghalangi tuan rumah. Sepakan Marten de Roon dari luar kotak penalti yang mengarah ke tiang jauh masih bisa ditepis oleh Buffon.

Hingga laga usai, tak ada tambahan gol yang tercipta. Juve pulang dengan kemenangan 2-0 dari kandang Atalanta.

Susunan Pemain

Atalanta: Sportiello; Toloi, Masiello, Paletta; Conti (D'Alessandro 55'), Kurtic, De Roon, Cigarini (Diamanti 76'), Drame; Monachello (Raimondi 66'), Borriello

Juventus: Buffon; Lichtsteiner, Bonucci, Barzagli, Evra; Marchisio, Khedira (Lemina 68'), Pogba, Pereyra (Alex Sandro 81'); Dybala (Morata 89'), Mandzukic
(detiksport)

Barcelona Hajar Eibar 4-0

Barcelona masih belum terhentikan. Melawat ke Eibar dalam lanjutan Liga Spanyol, The Catalans membawa pulang kemenangan telak 4-0.

Barcelona datang ke Ipurua Municipal Stadium, Minggu (6/3/2016) malam WIB tanpa diperkuat Neymar yang terkena hukuman akumulasi. Menggantikan posisinya untuk mendampingi Luis Suarez dan Lionel Messi adalah Munir El Haddadi.

Munir kemudian menunjukkan kalau dia memang pantas dipercaya menggantikan Neymar setelah dia membuka keunggulan Barca di menit delapan. Barca memimpin 2-0 di babak pertama setelah Messi menjebol gawang Eibar di menit 41.

Dua gol lagi dibuat Barca di babak kedua. Yang pertama melalui penalti Messi di menit 76 dan aksi individu Suarez saat laga tersisa enam menit.

Kemenangan ini memperpanjang rekor laga beruntun tak terkalahkan Barca yang kini sudah mencapai 36 pertandingan. Dan yang lebih penting lagi untuk Lusi Enrique, skuatnya kini makin kokoh berdiri di puncak klasemen dengan nilai 72. Mereka unggul 11 poin dari Atletico Madrid dan terpaut 12 angka di depan Real Madrid.

Untuk Eibar, mereka masih bertengger di papan tengah klasemen: urutan delapan dengan poin 36.

Jalannya Pertandingan

Mendominasi pertandingan sejak peluit pertama dibunyikan, Barcelona membuka keunggulan saat pertandingan baru berjalan tujuh menit. Di tiang jauh dia dengan mudah membelokkan bola yang diumpan Suarez ke dalam gawang.

Dua menit berselang Barcelona nyaris melebarkan keunggulan. Mendapat umpan dari Alba, sepakan Suarez melayang tinggi. Tak lama kemudian Eibar mendapatkan peluang pertama mereka, hanya saja tandukan Ramis meneruskan umpan yang dilepaskan Radosevic juga melayang terlalu tinggi.

Meski kalah dominasi dan penguasaan bola, Eibar kembali mampu mengreasikan peluang di menit 34. Mencoba memperdaya Claudio Bravo, Escalante mengarahkan sepakannya ke tiang jauh. Tapi upayanya tak membuahkan hasil karena bola bergulir melebar.


Empat menit sebelum turun minum Barcelona menggandakan keunggulan melalui serangan balik kilat. Munir mencuri bola dari kaki pemain Eibar di tengah lapangan, dia lantas melepaskan bola pada Messi. Dari sana Messi yang bekerja sendiri. Dia menggiring bola menuju kotak penalti, melewati beberapa pemain Eibar dan melepaskan tendangan mendatar ke tiang jauh yang mengubah skor jadi 2-0.

Barca unggul 2-0 di jeda babak pertama.

Tak ada yang berubah di awal babak kedua. Barca malah nyaris bikin gol ketiga hanya tujuh menit setelah restart. Menerima umpan dari Suarez, upaya Messi melepaskan tendangan first time tidak berakhir seperti yang dia inginkan. Bola gagal diarahkan ke sasaran.

Upaya Barcelona menambah keunggulan membuahkan hasil di menit 74, setelah di dalam kotak penalti tangan Ramis mengenai bola yang coba di-crossing oleh Messi. Maju sebagai ekesekutor, Messi menuntaskan tugasnya dengan baik dan membawa Barca kini memimpin 3-0.

Pesta Barca di kandang Eibar ditutup pada menit 84. Suarez mencetak golnya yang ke-26 di musim ini setelah dia 'mengolongi' Capa di dalam kotak penalti dan melepaskan tendangan keras yang tak kuasa dihalau kiper Riesgo. Gol Suarez ini tercipta berkat assist dari Sergi Roberto.

Susunan Pemain

Eibar: Riesgo; Capa, Pantic, Ramis, Junca; Escalante (Hajrovic 84), Garcia, Radosevic, Adrian; Borja (Saul 68), Enrich (Inui 90)

Barcelona: Bravo; Alves, Pique (Bartra 80), Mascherano, Alba; Busquets (Vermaelen 80), Rakitic, Arda (Sergi 80); Messi, Suarez, Munir
(detiksport)

MU Dikalahkan West Brom 0-1

Peluang Manchester United finis empat besar menemui hambatan. Melawat ke markas West Bromwich, MU bermain dengan 10 orang sejak babak pertama dan pada akhirnya takluk dengan skor akhir 0-1.

Pada pertandingan di The Hawthrons yang berakhir Senin (7/3/2016) dinihari WIB, gol kemenangan West Brom dilahirkan oleh Salomon Rondon di babak kedua. MU kesulitan membuat peluang setelah Juan Mata diusir dari permainan di menit 26.

Secara keseluruhan, 'Setan Merah' lebih dominan dengan memiliki 53 persen ball possesion dengan tujuh percobaan tapi hanya satu yang mengarah ke gawang. Sedangkan West Brom memiliki sembilan percobaan dengan dua yang mengarah ke gawang.

Dengan kekalahan ini, MU melorot ke peringkat enam klasemen sementara dengan 47 poin tertinggal tiga angka dari Manchester City di posisi keempat dan unggul tiga angka saja dari Liverpool. Sedangkan West Brom naik ke peringkat 13 dengan 36 poin.

Jalannya Pertandingan

West Brom langsung menekan sejak awal pertandingan. Umpan silang Saido Berahino menemui Craig Gardner di kotak penalti, tapi sundulannya melebar dari gawang.

Tim tuan rumah mengancam lewat set-piece di menit 23. Umpan silang Gardner diterima McAuley yang diteruskan dengan sundulan ke arah tiang jauh tapi bola masih melebar dan bendera tanda offside pun diangkat.

Saat pertandingan baru berjalan 27 menit, MU sudah harus bermain dengan 10 orang. Juan Mata menerima kartu kuning kedua karena menjegal Darren Fletcher.

Bermai dengan keunggulan jumlah pemain, West Brom semakin mendominasi pertandingan. Craig Dowson melepaskan tembakan jarak jauh tapi bisa ditepis David de Gea sebelum bola bergulir tipis menyamping dari gawang MU.

Di menit ke-38, Stephane Sessengon melepaskan tembakan mendatar dari luar kotak penalti tapi masih bisa diatasi De Gea.

MU membalas beberapa menit kemudian. Pergerakan Anthony Martial diakhiri tendangan kaki kanan tapi McAuley berhasil memblok bola. Skor 0-0 bertahan sampai turun minum.

MU menciptakan peluang terbaiknya di awal babak kedua. Pergerakan Martial di sisi kanan pertahanan West Brom diakhiri dengan umpan tarik yang diteruskan oleh Marcus Rashford. Tendangannya sempat membentur pemain lawan sebelum bola melebar tipis dari gawang West Brom.


Ancaman lain dari MU. Lingard menyisir sisi kiri serangan MU sebelum melepaskan tembakan kaki kanan dari luar kotak penalti meski bola hanya bersarang di atas jala gawang West Brom.

Pelanggaran terhadap Martial berbuah tendangan bebas bagi MU di area berbahaya. Eksekusi Daley Blind membentur pagar hidup West Brom yang sempat menciptakan kemelut di depan gawang sebelum bola bisa diamankan Ben Foster.

Di menit 62, West Brom menciptakan peluang. Berahino menyambut bola umpan silang dengan tendangan voli yang melebar tipis dari gawang De Gea.

Empat menit kemudian, West Brom akhirnya bisa memanfaatkan kelebihan jumlah pemainnya dengan melahirkan gol pembuka. Umpan silang dari sisi kanan pertahanan MU diselesaikan Salomon Rondon dari tengah kotak penalti untuk membawa West Brom memimpin 1-0.

Setelah kebobolan, MU semakin sulit untuk menciptakan peluang. Justru West Brom beberapa kali mencoba untuk menambah perolehan golnya.

Memasuki menit-menit akhir, lini pertahanan MU mesti membuat intersep ataupun blok krusial untuk menahan West Brom menciptakan gol tambahan.



Susunan Pemain

WEST BROMWICH: Foster, Olsson, Chester, McAuley, Dawson (Pocognoli 56'), Yacob, Gardner, Fletcher, Sessegnon (McClean 69'), Berahino (Sandro 88'), Rondon

MANCHESTER UNITED: De Gea, Marcos Rojo, Smalling, Blind, Darmian (Fosu-Mensah 83'), Mata, Martial, Carrick, Herrera (Schneiderlin 62'), Lingard, Rashford (Memphis 75')
(detiksport)

Liverpool Tundukkan Crystal Palace 2-1

Liverpool menang 2-1 di markas Crystal Palace. Meski bermain 10 orang dan sempat tertinggal, Liverpool menang lewat penalti Christian Benteke di ujung laga.

Dalam pertandingan di Selhurst Park, Minggu (6/3/2016) malam WIB, Liverpool kesulitan menciptakan peluang di babak pertama. Sementara Palace beberapa kali mengancam gawang Liverpool. Meski demikian, babak pertama berakhir dengan skor 0-0.

Memasuki babak kedua, Liverpool langsung tertinggal setelah Joe Ledley mencetak gol untuk Palace di menit ke-48. Usaha Liverpool untuk mengejar ketertinggalan juga makin berat usai James Milner diusir wasit setelah menerima kartu kuning kedua di menit ke-61.

Namun Liverpool justru mampu menyamakan kedudukan lewat gol Roberto Firmino yang memaksimalkan kesalahan kiper Palace, Alex McCharty. Liverpool akhirnya berbalik menang setelah Benteke memaksimalkan penalti yang didapat di masa injury time.

Tambahan tiga poin dari laga ini masih belum mengubah posisi Liverpool di klasemen. Dengan 47 poin dari 28 laga, The Reds duduk di urutan ketujuh. Sementara Palace yang tanpa kemenangan dalam 12 laga secara beruntun menempati posisi ke-15 dengan 33 poin.

Jalannya Pertandingan

Liverpool mengendalikan permainan di menit-menit awal pertandingan. Tapi Palace yang lebih dulu mendapat peluang bagus di menit ketujuh. Dari sebuah serangan balik, Emmanuel Adebayor mengirim umpan ke dalam kotak penalti dan disambut oleh Yannick Bolasie. Tapi upaya Bolasie itu bisa diblok oleh Simon Mignolet.

Palace kembali mengancam empat menit kemudian. Umpan Bolasie dari sisi kiri disambut sundulan oleh Adebayor, tapi bola masih membentur mistar gawang.

Peluang lagi didapat Palace menyusul kesalahan Divock Origi di lapangan tengah. Bola bisa dicuri dan Palace melakukan serangan balik. Zaha yang menguasai bola kemudian mengoper kepada Cabaye yang langsung melepaskan tendangan first-time. Namun bola hanya mengenai sisi luar jaring gawang Liverpool.

Palace terus menekan. Tuan rumah mendapat tendangan bebas di sisi kanan menyusul pelanggaran Alberto Moreno terhadap Zaha. Tapi sundulan Damien Delaney meneruskan tendangan bebas Cabaye jauh dari sasaran.

Di menit ke-33, Liverpool mendapat tendangan bebas tepat di depan kotak penalti Palace setelah Cabaye menjatuhkan Firmino. James Milner maju sebagai eksekutor. Tendangannya mengenai pagar betis yang dibangun pemain Palace dan bola sedikit melebar dari gawang.

Liverpool masih kesulitan menciptakan peluang bersih. Di sisa waktu babak pertama, tidak ada gol yang tercipta.

Palace langsung menggebrak di awal babak kedua. Tiga menit usai restart, Palace membuka keunggulan lewat gol Joe Ledley.

Dari sebuah sepak pojok, kemelut terjadi di kotak penalti Liverpool. Setelah beberapa tendangan pemain Palace berhasil diblok, tembakan Ledley dari pinggir kotak penalti mengarah tepat ke pojok gawang dan tak bisa diantisipasi oleh Mignolet.

Liverpool langsung berupaya merespons. Tapi tembakan Origi dari sudut sempit masih melebar dari sasaran.


Untuk meningkatkan daya gedor, Liverpool memasukkan Coutinho dan menarik keluar Jon Flanagan. Tapi tak lama berselang, Liverpool justru harus kehilangan Milner yang mendapat kartu kuning kedua setelah melanggar Zaha.

Namun, bermain dengan 10 orang tak mengendurkan serangan Liverpool. Adam Lallana melakukan penetrasi ke dalam kotak penalti Palace dan langsung melepaskan umpan ke muka gawang. Origi langsung menyambar bola, tapi masih melebar dari gawang.

Liverpool akhirnya mampu mencetak gol balasan di menit ke-72. Firmino menjebol gawang Palace usai memaksimalkan kesalahan kiper Palace, Alex McCharty. McCharty terpeleset saat mengoper dan bola jatuh tepat ke kaki Firmino. Tanpa kesulitan, Firmino langsung melepaskan tembakan untuk mejebol gawang Palace. Skor berubah menjadi 1-1.

Christian Benteke yang baru dimasukkan di menit ke-80 nyaris langsung memberi dampak positif. Sepak pojok Firmino dibelokkan oleh Dejan Lovren dengan sundulan dan bola jatuh ke kaki Benteke. Dia langsung menyambar bola dengan kaki kiri, tapi masih bisa diamankan oleh McCharty.

Liverpool terus menekan. Tembakan keras Moreno dari luar kotak penalti nyaris menjebol gawang Palace. Namun bola hanya menerpa tiang gawang.

Drama tercipta di masa injury time. Liverpool mendapat penalti setelah Benteke dijatuhkan oleh Delaney di kotak terlarang. Benteke yang maju sebagai eksekutor dengan tenang mengecoh McCharty untuk memastikan kemenangan 2-1 untuk Liverpool.

Susunan Pemain

Palace: McCarthy; Ward, Dann, Delaney, Souare; Jedinak, Ledley (Sako 82'); Zaha, Cabaye (Mutch 70'), Bolasie; Adebayor (Gayle 82')

Liverpool: Mignolet; Flanagan (Coutinho 61'), Lovren, Sakho, Moreno; Milner, Henderson, Can, Lallana; Firmino; Origi (Benteke 80')
(detiksport)

Sunday, March 6, 2016

City Libas Aston Villa 4-0

Manchester City kembali memetik kemenangan di Premier League setelah sebelumnya menelan tiga kekalahan beruntun. The Citizens melumat tim juru kunci, Aston Villa, dengan skor 4-0.

Sergio Aguero menyumbangkan dua gol untuk City pada pertandingan di Etihad Stadium, Sabtu (5/3/2016). Dua gol lainnya dicetak oleh Yaya Toure dan Raheem Sterling.

City tampil sangat dominan pada laga ini dan tak memberi banyak ruang untuk Villa. Mereka membuat 22 percobaan mencetak gol dan sembilan di antaranya mengarah ke gawang. Sementara Villa yang sesekali menyerang balik cuma membuat dua percobaan mencetak gol dan satu yang tepat sasaran.

Villa mampu meredam City hingga babak pertama berakhir. Namun, mereka tak kuasa membendung serbuan tim tuan rumah pada awal babak kedua. Dalam waktu kurang dari 20 menit, City mencetak empat gol lewat Toure (menit ke-48), Aguero (menit ke-50 dan 60), serta Sterling (menit ke-66). Aguero punya kesempatan mencatat hat-trick, namun tembakan penaltinya tak berbuah gol.

Hasil ini tak mengubah posisi City di urutan keempat klasemen sementara dengan 50 poin dari 28 laga, terpaut tujuh poin dari Leicester City yang memimpin klasemen. Adapun Villa terpuruk di posisi terbawah dengan 16 poin.

Jalannya Pertandingan

City langsung mengurung Villa sejak kick-off. Namun, mereka baru mendapatkan peluang pertamanya pada menit ke-11. Umpan terukur Fernandinho diterima Aguero di kotak penalti. Aguero mengecoh satu bek Villa dan kemudian menembak. Namun, tembakannya masih bisa ditepis kiper Brad Guzan.

Pada menit ke-14, Wilfried Bony gagal memaksimalkan peluang yang didapatnya. Bony tak mampu menjangkau dengan sempurna umpan silang dari Gael Clichy sehingga sontekannya melebar dari gawang Villa.

Aguero mengancam gawang Villa lagi lima menit kemudian. Setelah bekerja sama dengan Yaya Toure, dia menembak ke arah gawang. Namun, usahanya lagi-lagi digagalkan Guzan.

City terus menggempur Villa dan mendapatkan kans lagi pada menit ke-24. Namun, Aguero gagal memaksimalkan peluang karena sepakannya masih melenceng.

Beberapa saat kemudian, Villa nyaris saja mengejutkan City. Beruntung buat City, Joe Hart masih bisa menepis bola tembakan Jordan Ayew.

Di sisa babak pertama, City tak mampu menciptakan peluang bersih lagi. Skor 0-0 pun bertahan hingga turun minum.


City langsung tancap gas setelah babak kedua dimulai. Hasilnya, mereka unggul 1-0 melalui gol Toure pada menit ke-48.

Gol tersebut diawali tusukan Aguero di sisi kanan. Aguero mengirim umpan tarik kepada David Silva, yang langsung mengoper bola kepada Toure. Toure menyambar si kulit bundar dengan tembakan yang tak terlalu kencang, tapi mengarah ke pojok bawah gawang. Guzan yang sudah menjatuhkan diri gagal menjangkaunya.

City tak butuh waktu lama untuk menambah keunggulannya. Pada menit ke-50, Aguero mencatatkan namanya di papan skor lewat gol yang berbau keberuntungan. Bek Villa, Micah Richards, berusaha memotong umpan terobosan Bony kepada Aguero. Sial buat Richards, bola sapuannya malah mengenai kaki Aguero dan berbalik ke arah gawangnya sendiri. City sekarang memimpin 2-0.

Memasuki menit ke-60, Aguero kembali menjebol gawang Villa untuk membawa City unggul 3-0. Dia melakukan umpan satu-dua dengan Silva dan menaklukkan Guzan dengan tembakan keras ke tiang dekat.

City menambah derita Villa dengan mencetak gol keempat saat laga berusia 66 menit. Sterling, yang baru beberapa menit masuk ke lapangan, menjebol gawang Villa dengan memaksimalkan umpan silang dari Jesus Navas.

City mendapatkan hadiah penalti pada menit ke-73 menyusul pelanggaran Ciaran Clark terhadap Kelechi Iheanacho. Namun, hadiah penalti ini gagal dimaksimalkan oleh Aguero. Eksekusinya ke arah kanan menghantam tiang gawang. Dia pun menyia-nyiakan sebuah kesempatan untuk membuat hat-trick.

Di sisa waktu, City yang sudah unggul 4-0 terus menekan Villa. Namun, mereka tak berhasil mencetak gol tambahan.

Susunan Pemain
Manchester City: Hart; Sagna, Kompany, Otamendi, Clichy; Navas, Fernandinho, Toure (Manu Garcia 80'), Silva (Iheanacho 70'); Bony (Sterling 62'), Aguero

Aston Villa: Guzan; Hutton, Richards, Lescott, Clark, Cissokho; Gueye, Westwood, Veretout (Bacuna 74'); Agbonlahor (Gestede 70'), Ayew (Sinclair 80')
(detiksport)

Tottenham vs Arsenal 2-2

Laga Derby London Utara antara Tottenham Hotspur vs Arsenal berlangsung seru. Kendati bermain dengan 10 orang, Arsenal masih mampu mencuri satu poin. Skor akhir: 2-2.

Derby kali ini menjadi lebih menarik lantaran kedua kesebelasan sama-sama masih punya peluang untuk menjuarai Premier League musim ini. Ada tensi tambahan selain rivalitas keduanya yang sebelum ini memang sudah panas.

Arsenal, yang tampil tanpa Petr Cech dan Laurent Koscielny, sempat dibuat kerepotan oleh Tottenham di babak pertama. Namun demikian, justru mereka yang unggul lebih dulu lewat gol Aaron Ramsey.

Di babak kedua, Arsenal kehilangan Francis Coquelin. Gelandang Arsenal itu mendapatkan kartu merah (via dua kartu kuning) dan harus meninggalkan lapangan. Dari situ, Tottenham membalikkan keadaan lewat gol-gol dari Toby Alderweireld dan Harry Kane.

Meski bermain dengan 10 orang, Arsenal masih mampu menciptakan peluang. Mereka pun akhirnya bisa menyamakan kedudukan lewat gol Alexis Sanchez. Skor 2-2 pun bertahan sampai laga usai.

Dengan hasil ini, Tottenham duduk di posisi kedua dengan koleksi nilai 55. Sedangkan Arsenal berada di posisi ketiga dengan nilai 52.

Jalannya Pertandingan

Pada pertandingan yang berlangsung di Stadion White Hart Lane, Sabtu (5/3/2016) malam WIB, Tottenham sesungguhnya mendominasi jalannya pertandingan sejak kick-off. Namun, mereka gagal memanfaatkan sejumlah peluang yang dimiliki.

Dalam 10 menit pertama pertandingan saja, penyerang Tottenham, Harry Kane, sudah melepaskan tiga buah tembakan, dua di antaranya mengarah tepat ke tangkapan kiper Arsenal, David Ospinna. Kane juga tampak hidup dengan beberapa kali turun ke lini kedua atau bergerak ke dua sisi lapangan untuk menerima bola.

Sampai 20 menit pertama pertandingan, Tottenham sudah melepaskan 6 attempts (percobaan untuk mencetak gol), kendati hanya 2 yang mengarah tepat sasaran. Sementara itu, Arsenal belum mendapatkan attempt on target sama sekali.

Pada menit ke-25, Tottenham mendapatkan peluang bersih. Berawal dari umpan silang Kyle Walker dari kanan, Erik Lamela membelokkan bola tepat di dalam kotak penalti. Namun demikian, Ospinna bereaksi dengan cepat. Ia sukses menepis bola yang sudah mengarah ke gawangnya.

Sementara itu, Arsenal terlihat kesulitan untuk mengembangkan permainan lantaran pressing ketat yang dilakukan oleh pemain-pemain Tottenham. Namun, menjelang berakhirnya babak pertama, Arsenal justru unggul lebih dulu.

Setelah 30 menit pertandingan berjalan, Arsenal mulai bisa membongkar pertahanan Tottenham. Pergerakan Danny Welbeck dari kiri membuat Arsenal beberapa kali mendapatkan peluang. Satu kali, Welbeck melepaskan tendangan dari kiri, namun tendangannya masih melambung.

Pada menit ke-39, Arsenal memecah kebuntuan mereka lewat gol Aaron Ramsey. Gol (lagi-lagi) bermula dari serangan yang dilakukan oleh Welbeck dari sisi kiri.

Welbeck melakukan tusukan, sebelum akhirnya melepaskan umpan tarik ke arah kotak penalti. Umpan tersebut diterima oleh bek kanan Arsenal, Hector Bellerin, yang naik sampai ke depan. Bellerin tidak langsung menendangnya, melainkan memberikan operan balik kepada Ramsey, dan Ramsey pun membelokkan bola dengan tumitnya. Arsenal unggul 1-0 lewat attempt on target pertama mereka.



Di awal-awal babak kedua, gantian Arsenal yang menekan pertahanan Tottenham. Beberapa kali mereka berusaha melakukan serangan dari sisi kanan --sisi kiri pertahan Tottenham, yang ditempati Danny Rose--, namun mereka masih belum berhasil memaksimalkannya.

Sementara itu, Tottenham melakukan serangan ke sisi kanan pertahanan Arsenal, yang ditempati Bellerin. Dari sisi itu jugalah drama terjadi: Arsenal harus bermain dengan 10 orang setelah Francis Coquelin mendapatkan kartu merah.

Sementara itu, Tottenham melakukan serangan ke sisi kanan pertahanan Arsenal, yang ditempati Bellerin. Dari sisi itu jugalah drama terjadi: Arsenal harus bermain dengan 10 orang setelah Francis Coquelin mendapatkan kartu merah.

Coquelin dikartu merah via kartu kuning kedua pada menit ke-54. Semua berawal dari tusukan Kane dari sisi kiri lapangan, yang kemudian membuat Coquelin terpaksa melakukan tekel. Wasit pun tidak punya pilihan lain selain memberinya hukuman kartu.

Unggul jumlah pemain, Tottenham pun mendapatkan angin. Dua peluang mereka dapatkan dalam tempo dua menit. Pertama via sepakan voli Dele Alli di menit ke-56, lalu lewat sepakan jarak dekat Kane pada menit ke-57. Sepakan voli Alli mengenai kaki pemain Arsenal dan melambung. Kemudian, dari sepak pojok setelahnya, Kane melepaskan sepakan, namun dihalau oleh Ospinna tepat di garis gawang.

Tottenham akhirnya menyamakan kedudukan pada menit ke-60. Berawal dari tendangan penjuru, bola dibelokkan oleh Lamela. Bek tengah Tottenham, Toby Alderweireld, yang berada di depan gawang Arsenal, lalu menyambanya dengan sepakan datar. Skor berubah menjadi 1-1.

Hanya butuh dua menit bagi Tottenham untuk mencetak gol kedua mereka, sekaligus membalikkan keadaan. Kali ini, sebuah umpan panjang ke sisi kanan pertahanan Arsenal disambut oleh Alli. Alli lalu memantulkan bola ke arah belakang dengan tumitnya dan bola pun diterima oleh Kane.

Tanpa buang waktu, Kane langsung melepaskan sepakan keras ke arah tiang jauh. Ospinna yang sudah melompat tidak bisa menjangkaunya. Tottenham unggul 2-1 dan White Hart Lane pun bergemuruh.



Sial bagi Tottenham, mereka tidak mampu mempertahankan keunggulan tersebut. Akibat kelengahan lini belakang, gawang mereka bobol lagi pada menit ke-75.

Kali ini, Bellerin dengan jeli meihat celah di tengah pertahanan Tottenham. Ia langsung mengirimkan umpan terobosan kepada Alexis Sanchez, yang lantas menerima bola dan melepaskan sepakan kaki kanan ke arah tiang jauh. Skor menjadi 2-2 dan Bellerin menorehkan assist keduanya pada laga ini.

Menjelang akhir babak kedua, bek Kevin Wimmer menyelamatkan Tottenham dari kekalahan. Ketika waktu menunjukkan menit 90+2, Ramsey menerima umpan terobosan dan langsung menusuk ke kotak penalti. Namun, tepat ketika ia melepaskan tembakan, Wimmer melakukan tekel untuk memblok bola. Arsenal batal dapat gol dan hanya mendapatkan sepak pojok.

Tidak lama kemudian, peluit akhir pun dibunyikan.



Susunan Pemain

Tottenham Hotspur: Lloris, Walker, Alderweireld, Wimmer, Rose (Davies 77), Dier, Dembele (Son 82), Alli, Lamela (Mason 67), Eriksen, Kane.

Arsenal: Ospinna, Bellerin, Gabriel, Mertesacker, Gibbs, Coquelin, Ramsey, Elneny (Giroud 75), Oezil (Campbell 89), Alexis, Welbeck (Flamini 85)
(detiksport)

Friday, March 4, 2016

Barca Menang Besar Atas Rayo Vallecano 5-1

Barcelona sukses meraih poin penuh dalam lawatan ke markas Rayo Vallecano dengan dibantu hat-trick Lionel Messi. Los Cules menang telak 5-1 dan terus menjaga jarak dengan pesaing-pesaing terdekat mereka.

Dengan kemenangan tersebut, Barca kini memimpin klasemen dengan koleksi nilai 69. Mereka unggul delapan angka atas Atletico Madrid dan unggul 12 angka atas Real Madrid. Kini, tinggal tersisa 11 pertandingan menuju garis finis.

Sementara itu, Rayo --yang harus bermain dengan sembilan orang lantaran dua pemainnya dikartu merah-- berada di posisi ke-17 dengan koleksi nilai 26. Nilai mereka sama dengan milik Granada yang berada di posisi ke-17 --zona degradasi.

Pada pertandingan yang berlangsung di Campo de Fútbol de Vallecas, Jumat (4/3/2016) dini hari WIB, Barca tampil dominan sejak awal. Statistik juga menunjukkan bahwa Barca memenangi penguasaan bola hingga lebih dari 60%.

Kendati begitu, Rayo tidak tampil defensif. Mereka, sebaliknya, justru berani meladeni permainan Barca dengan bermain terbuka. Di awal-awal laga, permainan tanpa kenal gentar itu berhasil menghadirkan peluang untuk Rayo.

Pertandingan baru berjalan empat menit, Adrián Embarba yang sukses mengecoh Javier Mascherano melepaskan sebuah sepakan kaki kiri dari jarak jauh. Sepakannya mengarah tepat ke gawang Barca, memaksa Claudio Bravo melakukan penyelamatan.

Embarba sempat mendapatkan peluang lagi pada menit ke-15. Namun, lagi-lagi tendangannya, yang dilepaskan dari luar kotak penalti, masih bisa diamankan oleh Bravo.

Dikejutkan dengan peluang-peluang itu, Barca langsung merespons dengan tepat. Unggul kualitas pemain, mereka langsung balas menekan pertahanan Rayo. Lionel Messi mendapatkan peluang pada menit ke-21, tetapi tendangannya masih bisa dihentikan oleh kiper Rayo, Juan Carlos.

Semenit setelah peluang Messi itu, Barca akhirnya mencetak gol. Gol tersebut tercipta lantaran blunder yang dilakukan oleh Juan Carlos. Kiper Rayo itu gagal menangkap dengan sempurna umpan silang yang dilepaskan dari sisi kiri pertahanan timnya. Bola yang gagal ditangkapnya itu jatuh ke tanah dan disambar oleh Ivan Rakitic. 1-0 untuk Barca.


Tidak lama setelah gol Rakitic, tepatnya pada menit ke-23, Barca sukses mencetak gol lagi. Kali ini, Messi menjadi pencetak golnya setelah menerima umpan tarik yang dilepaskan Neymar dari sisi kiri.
Dalam keadaan unggul 2-0, Barca mendapatkan keuntungan lantaran Rayo harus bermain dengan 10 orang. Pada menit ke-42, Diego Llorente dikartu merah wasit setelah melakukan tekel terlalu tinggi terhadap Rakitic. Babak pertama kemudian berakhir tanpa ada gol tambahan lagi.

Di babak kedua, tepatnya pada menit ke-53, Barca memperbesar skor menjadi 3-0. Lagi-lagi Messi yang menjadi pencetak golnya. Kali ini, bola rebound hasil tendangan Luis Suarez yang mengenai mistar gawang disambar bintang asal Argentina itu dengan sepakan kaki kiri.

Rayo masih sempat memperkecil skor menjadi 1-3 lewat sundulan Manucho pada menit ke-57. Namun, kartu merah yang diterima Manuel Iturra pada menit ke-67 membuat mereka kesulitan. Iturra mendapatkan kartu merah lantaran melanggar Sergio Busquets di dalam kotak penalti.

Petaka untuk Rayo itu bermula dari tendangan bebas Neymar, yang kemudian membentur mistar gawang. Busquets, yang berniat menyambar bola rebound, ditekel dari belakang oleh Iturra.
Dari kartu merah Iturra itu, Barca mendapatkan tendangan penalti. Namun, Suarez gagal menjalankan tugasnya dengan baik. Tendangan penyerang asal Uruguay itu ditepis oleh Juan Carlos.

Gol keempat Barca baru tercipta pada menit ke-72 setelah Messi berhasil meneruskan umpan Busquets dengan sepakan kaki kiri, membuat dirinya menorehkan hat-trick dalam laga ini. Dan pada akhirnya, sundulan Arda Turan pada menit ke-86 melengkapi kemenangan Barca ini.

Susunan Pemain

Rayo Vallecano: Carlos, Crespo, Tito, Quini, Llorente, Iturra, Trashorras, Embarba, Piti (Caballero 56), Bebe (Amaya 71), Manucho (Guerra 80).

Barcelona: Bravo, Sergi Roberto (Vidal 72), Pique, Mascherano, Mathieu, Busquets (Vermaelen 77), Iniesta, Rakitic (Turan 66), Neymar, Messi, Suarez.
(detiksport)

Thursday, March 3, 2016

West Ham Kalahkan Spurs 1-0

Tottenham Hotspur menelan kekalahan saat melawat ke kandang West Ham United. Spurs takluk 0-1 dan gagal menggeser Leicester City dari puncak klasemen.

Dalam pertandingan di Upton Park, Rabu (3/3/2016) dinihari WIB, Spurs tampil lebih dominan dengan penguasaan bola mencapai 65%. Tapi mereka kesulitan untuk menciptakan peluang. Dari sembilan tembakan, hanya dua yang mengarah ke gawang.

Sementara itu, West Ham yang lebih agresif tercatat melepaskan 14 tembakan, tiga di antaranya berstatus on target. Gol tunggal kemenangan West Ham tercipta di awal babak pertama lewat sundulan Michail Antonio.

Dengan hasil ini, Spurs tertahan di posisi kedua klasemen dengan 54 poin, masih tertinggal tiga angka dari Leicester. Sementara West Ham untuk sementara naik ke posisi kelima dengan 46 poin.

West Ham sudah unggul saat pertandingan baru berjalan tujuh menit. Michail Antonio mencatatkan namanya di papan skor untuk membawa West Ham unggul 1-0.

Gol ini berawal dari sepak pojok Dimitri Payet. Antonio yang berdiri di tiang dekat langsung menyambut tendangan sudut Payet dengan sundulan untuk menjebol gawang Spurs.

West Ham nyaris menggandakan keunggulan di menit ke-15. Mark Noble melepaskan tendangan dari luar kotak penalti yang mengarah ke pojok kanan atas gawang Spurs. Tapi Hugo Lloris masih bisa menggagalkannya.


West Ham yang sudah unggul terus menebar ancaman. Sementara Spurs belum menunjukkan respons. Peluang kembali didapat tuan rumah melalui tembakan Payet tiga menit jelang turun minum. Tapi sepakannya setelah melakukan tusukan dari sisi kiri masih membentur pemain Spurs dan melebar dari gawang.

Di babak kedua, Spurs mendapat peluang bagus lewat tembakan Toby Alderweireld dari luar kotak penalti yang mengarah ke pojok kiri bawah gawang West Ham. Tapi bola bisa ditepis oleh Adrian.

Bola muntah jatuh ke kaki Harry Kane. Namun striker Inggris itu tak mampu memaksimalkannya menjadi gol.

West Ham juga punya peluang untuk menggandakan keunggulannya di menit ke-66. Antonio mendapat kans untuk kembali mencatatkan namanya di papan skor tapi sundulannya meneruskan bola mati dari Payet masih melambung.

Spurs yang terus berupaya mengejar ketertinggalan tampil mendominasi permainan. Tapi tim tamu tak banyak mendapat peluang yang membahayakan gawang West Ham. Hingga pertandingan usai, tidak ada tambahan gol yang tercipta.

Susunan Pemain

West Ham: Adrian; Collins (Oxford 66'), Kouyate, Ogbonna, Cresswell; Noble, Obiang, Lanzini (Sakho 84'); Antonio, Emenike (Carroll 73'), Payet

Tottenham Hotspur: Lloris; Trippier, Alderweireld, Wimmer (Carroll 77'), Davies; Dier, Mason; Chadli (Alli 61'), Eriksen, Lamela (Son 70'); Kane
(detiksport)

MU Menang Tpis Atas Watford 1-0

Manchester United memetik kemenangan tipis 1-0 atas Watford berkat gol Juan Mata. MU kini menyamai poin Manchester City di klasemen Liga Inggris.

Saat melakoni pertandingan di Old Trafford, Kamis (3/3/2016) dinihari WIB, Louis van Gaal, kembali menurunkan beberapa pemain mudanya.

Pencetak dua gol di laga melawan Arsenal, Marcus Rashford, menjadi starter lagi, Timothy Fosu-Mensah dipercaya menjadi bek tengah menggantikan Michael Carrick, dan Gullermo Varela masih diplot jadi bek kanan sejak awal pertandingan.

Di babak pertama, MU masih sulit mengembangkan permainan karena pressing ketat yang dilakukan oleh para pemain Watford. Skor masih 0-0 saat turun minum.

Gol kemenangan MU baru tercipta saat pertandingan memasuki menit 83. Gol itu dicetak oleh Mata lewat satu tendangan bebas.

Dengan kemenangan ini, MU tetap menghuni posisi lima klasemen dengan raihan 47 poin, atau berhasil menyamai poin Manchester City yang ada di posisi empat klasemen. Tapi, tim besutan Manuel Pellegrini itu masih menyimpan satu pertandingan karena harus melakoni final Piala Liga Inggris akhir pekan lalu. Di laga tengah pekan in, City kalah 0-3 dari Liverpool.

Dengan kekalahan ini, Watford ada di posisi 12 klasemen dengan koleksi sebanyak 37 poin.

Peluang pertama untuk MU tercipta pada menit kesembilan. Anthony Martial melakukan sundulan jarak dekat meneruskan umpan sepak pojok Ander Herrera, tapi masih menyamping. Tujuh menit berselang, Memphis Depay giliran yang mengancam. Sial, sepakannya juga masih belum menemui bidang.

Di menit 18, Daley Blind melakukan blunder. Bola umpannya bisa dicuri oleh Odion Ighalo. Ighalo melepaskan sepakan dari luar kotak penalti tapi masih bisa ditangkap David De Gea.

Semenit kemudian, Morgan Schneiderlin yang melakukan percobaan. Dia melakukan sepakan keras dari luar kotak penalti, tapi masih melenceng.

Watford mendapatkan peluang emas di menit 27. Sial, Ighalo masih belum mampu memaksimalkan umpan Troy Deeney itu. Dia melakukan gerakan memutar untuk mengecoh bek MU, sial sepakannya masih melenceng.


De Gea melakukan penyelamatan gemilang di menit 37. Dia menepis tendangan Ighalo dari jarak dekat.

Backpass Gullermo Varela di ment 42 membahayakan MU. Blind bermaksud menjaga Ighalo agar bola bisa diterima De Gea, tapi malah bisa dikuasai oleh penyerang Watford itu. De Gea kembali melakukan penyelamatan atas sepakan Ighalo.

Selepas restart MU masih menguasi jalannya pertandingan. Peluang membahayakan dicatatkan oleh Mata pada menit 61. Sepakannya sudah tepat sasaran, tapi belum berbuah gol.

Mata kembali membahayakan di menit 66. Usahanya dari dalam kotak penalti masih melenceng ke sisi kiri gawang yang dikawal oleh Heurelho Gomes.

Sundulan bek Watford, Sebastian Prodl, mengancam gawang MU di menit 79. Bolanya masih tipis di sisi kiri tiang gawang MU.

Mata akhirnya bisa memecah kebuntuan MU di menit 83. Dia mencetak gol itu lewat satu tendangan bebas. Bola eksekusi Mata melengkung mengarah ke pojok kanan atas gawang yang dikawal oleh Gomes.

Di sisa pertandingan tak ada gol tambahan. MU memetik kemenangan dengan skor tipis 1-0.

Susunan Pemain

MU: De Gea, Rojo (Darmian 70), Blind, Fosu-Mensah, Varela, Schneiderlin, Herrera (Lingard 77), Depay, Mata (McNair 89), Martial, Rashford

Watford: Gomes, Holebas, Britos, Proedl, Nyom, Abdi (Suarez 70), Watson, Capoue, Behrami (Anya 86), Ighalo (Amrabat 75), Deeney
(detiksport)

Swansea Menang Atas Arsenal 2-1

Arsenal kalah lagi. Setelah akhir pekan lalu dikalahkan Manchester United, kali ini The Gunners ditundukkan oleh Swansea City di kandang sendiri.

Arsenal, yang sempat memimpin lebih dulu lewat gol Joel Campbell, mengakhiri laga dengan kekalahan 1-2. Ini membuat mereka gagal merapatkan jarak dengan Leicester City --si pemuncak klasemen sementara-- yang kemarin bermain imbang 2-2 dengan West Bromwich Albion.

Tim besutan Arsene Wenger itu tetap berada di posisi ketiga dengan koleksi nilai 51, tertinggal enam angka dari Leicester. Sementara, Swansea berada di urutan ke-16 dengan nilai 30. The Swans hanya berjarak enam poin dari zona degradasi.

Pada pertandingan yang berlangsung di Emirates Stadium, Kamis (3/3/2016) dini hari WIB, Arsenal tampil relatif lebih dominan di babak pertama. Dalam satu paruh pertandingan saja, tim besutan Arsene Wenger itu melepaskan 11 attempts (percobaan untuk mencetak gol). Kendati demikian, hanya 1 yang mengarah tepat sasaran.

Dalam 10 menit pertama pertandingan, setidaknya ada empat peluang yang didapatkan oleh Arsenal untuk mencetak gol. Salah satunya adalah lewat tendangan Aaron Ramsey dari dalam kotak penalti. Namun, tendangan kaki kiri gelandang asal Wales itu masih menyamping.

Pada menit ke-11, gantian Alexis Sanchez yang mendapatkan peluang. Sial bagi pemain asal Chile itu, tendangannya dari dalam kotak penalti masih mengenai tiang gawang.


Berulang kali gagal, Arsenal terus melakukan tekanan. Pada menit ke-15, kejelian dari Alexis dan Joel Campbell melahirkan gol pembuka untuk Arsenal.

Campbell, yang tengah berdiri di depan kotak penalti Swansea, melihat celah di dalam kotak penalti dan berlari masuk. Alexis kemudian melihat pergerakan Campbell tersebut. Ia lantas memberikan umpan lob dari sisi kiri dan langsung disambar oleh Campbell. 1-0 untuk Arsenal.

Menjelang setengah jam pertandingan berjalan, Arsenal kembali mendapatkan kans untuk mencetak gol. Kali ini, Hector Bellerin mencoba peruntungannya dengan melepaskan tendangan dari luar kotak penalti. Namun, tendangannya masih bisa dihentikan oleh kiper Swansea --yang juga eks kiper Arsenal--, Lukasz Fabianski.

Keunggulan Arsenal akhirnya buyar pada menit ke-32. Berawal dari serangan balik, Jack Cork memberikan umpan terobosan kepada Wayne Routledge yang bergerak dari sisi kiri. Routledge melihat celah di pertahanan Arsenal yang naik agak tinggi. Dengan tenang, Routledge kemudian melepaskan sepakan kaki kanan datar. 1-1.

Di babak kedua, Swansea sempat mendapatkan peluang bagus ketika Gylfi Sigurdsson sukses melewati Petr Cech. Sial bagi gelandang asal Islandia itu, tendangannya justru melenceng.

Sementara itu, kesialan kembali menimpa Arsenal. Alexis kembali mendapatkan kans untuk mencetak gol, namun lagi-lagi usahanya masih mengenai tiang gawang.

Alih-alih unggul, gawang Arsenal malah kebobolan pada menit ke-74. Berawal dari sebuah tendangan bebas di sisi kiri pertahanan Arsenal, bola disambar oleh Ashley Williams yang berada di depan gawang. Arsenal pun ketinggalan 1-2.

Di sepuluh menit terakhir laga, Arsenal sempat mendapatkan kans via Nacho Monreal, namun tendangan bek asal Spanyol itu masih melambung. Tidak ada gol tercipta dari tuan rumah setelahnya.

Susunan Pemain

Arsenal: Cech, Bellerin, Gabriel, Mertesacker, Monreal, Coquelin, Ramsey, Campbell (Welbeck 64), Oezil, Alexis (Walcott 75), Giroud.

Swansea City: Fabianski, Kingsley, Williams, Amat, Naughton, Ki (Sigurdsson 45), Fer (Fulton 71), Cork, Routledge, Ayew (Rangel 89), Gomis.
(detiksport)

Madrid Kalahkan Levante 3-1

Real Madrid meraih hasil positif dalam lawatan ke markas Levante. Los Blancos membawa pulang poin penuh usai menang 3-1 atas Les Granotes.

Pada pertandingan yang berlangsung di Stadion Ciutat de Valencia, Kamis (3/3/2016) dini hari WIB, pelatih Madrid, Zinedine Zidane, memberikan kepercayaan pada pemain berusia 18 tahun, Borja Mayoral, untuk masuk dalam starting XI. Mayoral dipasang sebagai penyerang tunggal di depan.

Selain itu, Zidane juga memainkan Casemiro di lini tengah untuk menemani Toni Kroos. Kehadiran Casemiro menjadi penyeimbang dari banyaknya pemain bertipe ofensif yang ada di starting XI Madrid.

Madrid tampil relatif dominan, jika melihat dari catatan statistik. Mereka unggul penguasaan bola (53:47) dan lebih banyak melepaskan attempts (percobaan untuk mencetak gol). Tercatat ada 21 attempts (8 on target) dihasilkan Madrid. Sementara Levante membuat 11 attempts (4 on target).

Meski begitu, Levante juga sempat membuat para pendukung Madrid deg-degan. Ketika pertandingan baru berjalan lima menit, mereka sempat mengancam gawang Madrid lewat tendangan Giuseppe Rossi dari dalam kotak penalti. Namun, tendangan datar Rossi masih bisa dihalau oleh kiper Madrid, Keylor Navas.

Rossi sempat dua kali lagi mendapatkan peluang pada 10 menit pertama pertandingan. Dua-duanya berasal dari tendangan dari luar kotak penalti. Satu di antaranya dihentikan oleh Navas, sementara yang lainnya masih melambung.


Madrid juga mendapatkan dua attempts off target ketika pertandingan memasuki 15 menit pertama. Dua kali tendangan dari Lucas Vazquez dan Cristiano Ronaldo melebar dari sasaran.

Baru pada menit ke-34, Madrid akhirnya unggul. Gol bermula dari pelanggaran Lucas Orban terhadap Lucas Vazquez di dalam kotak penalti. Madrid pun mendapatkan tendangan penalti.

Ronaldo yang menjadi eksekutornya tidak membuang percuma kesempatan itu. Tendangan kaki kanannya sukses menaklukkan kiper Levante, Diego Marino.

Empat menit setelah gol itu, sebuah sepakan dari Mayoral menghadirkan gol kedua bagi Madrid. Ia melepaskan tendangan kaki kanan dari luar kotak penalti, yang mana membentur tiang dan masuk ke dalam gawang Levante setelah mengenai Marino. Madrid unggul 2-0 dan gol tersebut dianggap sebagai gol bunuh diri Marino.

Tidak lama setelah gol bunuh diri Marino itu, Levante memperkecil skor. Berawal dari sebuah umpan panjang dari belakang, bola lantas diberikan kepada Deyverson yang berada di dalam kotak penalti. Lewat satu sepakan datar, Deyverson pun mengubah skor menjadi 1-2.

Di babak kedua, Madrid benar-benar membuat lini pertahanan Levante sulit untuk bernapas. Berulang kali mereka mendapatkan peluang, meski belum bisa menyelesaikannya dengan baik.

Baru pada injury time babak kedua, Madrid mencetak gol ketiga mereka. Isco, yang masuk menggantikan James Rodriguez di menit ke-80, mencetak gol ketiga Madrid usai menerima umpan tarik Ronaldo dari kanan.

Dengan hasil ini, Madrid duduk di posisi ketiga dengan nilai 57. Sedangkan Levante tetap berada di dasar klasemen dengan koleksi nilai 20.

Susunan Pemain

Levante: Marino, Lopez, Feddal, Medjani, Orban, Simao (Verza 68), Lerma, Camarasa (Garcia 72), Morales, Deyverson, Rossi (Casadesus 63).

Real Madrid: Navas, Danilo, Varane, Pepe, Nacho, Casemiro (Kovacic 74), Kroos, Lucas, James (Isco 80), Ronaldo, Mayoral (Jese 86).
 (detiksport)

Liverpool Tumbangkan City 3-0 di Anfield

Liverpool memetik kemenangan telak 3-0 saat menjamu Manchester City. Hasil ini pun menebus kekalahan mereka di final Piala Liga Inggris akhir pekan lalu.

Liverpool menjamu City di Anfield, Kamis (3/3/2016) dinihari WIB, hanya berselang kurang lebih tiga hari dari pertemuan di final Piala Liga Inggris di Wembley. Kala itu 'Si Merah' harus takluk 1-3 dalam adu penalti usai berimbang 1-1 selama 120 menit.

Meski datang dengan bekal hasil pahit, Liverpool justru memulai laga dengan percaya diri dan mengontrol permainan. Mereka melakukan pressing dengan gencar dan tak membiarkan City mengembangkan permainan.

Adam Lallana membawa Liverpool unggul di menit ke-34 lewat sebuah sepakan terukur dari luar kotak penalti. James Milner menggandakannya empat menit sebelum babak pertama usai, meneruskan umpan Roberto Firmino.

Di babak kedua Liverpool tetap tak membiarkan City membangun temponya sendiri. Firmino kemudian mencetak gol ketiga di menit ke-57 memanfaatkan umpan terobosan Lallana.

Whoscored mencatat dalam penguasaan bola, kedua tim relatif berimbang perbandingan 51%-49% untuk sedikit keunggulan Liverpool. Tapi tuan rumah jauh lebih unggul dalam jumlah peluang, melepaskan 11 tembakan dengan tujuh tepat sasaran. Sedang City cuma punya empat percobaan di mana hanya dua yang mengarah ke gawang.

Dengan kemenangan ini, Liverpool bertahan di posisi delapan klasemen dengan nilai 41 dari 27 pekan. Sementara City tertahan di urutan empat dengan 47 poin dari jumlah laga yang sama, sementara tim-tim lain sudah memainkan 28 pertandingan.

Jalannya Pertandingan

Kedua tim bermain terbuka sejak peluit kick-off dibunyikan. Seperti pada pertemuan di final Piala Liga Inggris akhir pekan kemarin, Liverpool mencoba mengontrol pertandingan dengan penguasaan bola.

Kendati demikian, City yang lebih dulu melancarkan percobaan melalui sundulan Fernandinho menyambut umpan lambung David Silva. Tapi upaya ini belum menemui sasaran karena melambung.

Memasuki menit ke-22, City melakukan tusukan lain di sisi kanan. Navas menahan bola sebelum kemudian mengoper ke Pablo Zabaleta. Zabaleta lantas coba melepaskan umpan silang deras ke muka gawang, tapi Simon Mignolet memotongnya dan menepis bola ke luar kotak penalti.

Tak lama berselang, Liverpool balas menekan melalui sepakan Roberto Firmino usai menerima umpan dari Adam Lallana. Sepakannya masih mudah diamankan Joe Hart.


City melakukan tusukan cepat lagi di menit ke-28, kali ini lewat sisi kiri. Raheem Sterling melakukan aksi memotong ke tengah dan melepaskan tendangan keras. Cuma mengarah ke kiri gawang Mignolet.

Liverpool memetik keunggulan di menit ke-34 setelah membangun serangan di sisi kanan. James Milner memberikan umpan ke Lallana, yang kemudian bergerak mendekati kotak penalti tanpa penjagaan ketat. Dia lantas melepaskan sepakan kaki kiri mendatar yang berakhir di pojok kanan bawah gawang tanpa mampu dijangkau Hart.

Sebuah serangan lain dari sisi kanan enam menit berselang berbuah gol kedua Liverpool. Lallana menyodorkan bola dengan tumit ke Firmino, yang kemudian diteruskan dengan umpan mendatar ke Milner di tengah kotak penalti. Milner kemudian menyontek bola ke pojok kanan bawah gawang melewati Hart.

City coba keluar menyerang di sisa babak pertama. Tapi selalu kesulitan menghadapi tekanan gencar dari para pemain Liverpool. Babak pertama pun berakhir untuk keunggulan tuan rumah.

Liverpool mempertahankan tempo bermain saat memulai babak kedua. Tiga menit dari sepak mula, Origi mendapatkan kesempatan meneruskan umpan terobosan Milner. Sepakannya dihalau oleh Hart.

Di menit ke-57, Liverpool menambah keunggulan. Lallana merebut bola liar tak jauh dari kotak penalti, melewati dua pemain, lalu mengoper ke Firmino yang tak terkawal di sisi kiri. Firmino lantas menuntaskan dengan sepakan mendatar ke pojok kanan bawah gawang.

Tiga menit berselang, giliran Milner memberikan ancaman serius untuk City. Sepakan kerasnya dari luar kotak penalti susah payah ditepis Hart.

Liverpool terus menekan City. Di menit ke-64, kerja sama apik Lallana dan Clyne di sisi kiri diakhiri dengan umpan terakhir ke Milner. Milner coba mengarahkan sepakan, tapi masih melebar.

City masih kesulitan mengembangkan permainan. Di menit ke-71, Aguero mencoba menusuk usai mendapatkan bola di depan kotak penalti. Dia sukses melewati Dejan Lovren, tapi kemudian kehilangan bola setelah ditekel oleh Kolo Toure.

Dengan keunggulan tiga gol, Liverpool mulai bermain lebih defensif memasuki fase akhir pertandingan. Meski demikian, Liverpool tak membiarkan City leluasa memegang bola saat memasuki area mereka.

Di menit ke-85, Liverpool punya peluang lewat bola mati tak jauh dari kotak penalti. Henderson maju sebagai eksekutor dan mengarahkan bola ke pojok kiri gawang. Hasilnya masih melebar tipis saja.

Di masa injury time, Liverpool nyaris mencetak gol spektakuler. Joe Allen melepaskan sepakan voli dari luar kotak penalti usai menerima bola sodoran dari Christian Benteke. Beruntung bagi City, sepakan Allen masih tipis saja di atas mistar gawang. Tak ada gol lagi di sisa waktu.

Susunan pemain:

Liverpool: Mignolet, Clyne, Toure, Lovren, Flanagan, Henderson, Can, Milner (Ibe 88'), Lallana, Firmino (Allen 75'), Origi (Benteke 69')

City: Hart, Zabaleta, Clichy (Kolarov 74'), Kompany, Otamendi, Fernando, Fernandinho (Iheanacho 55'), Navas, Silva, Sterling (Bony 46'), Aguero
(detiksport)